Pemilu, WNI di Bangkok dan Songkhla, Thailand Berikan Suara

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • WNI di Bangkok, Thailand memberikan suara dalam pemilu awal yang diselenggarakan pada hari Rabu, 13 April 2019. {KBRI Bangkok]

    WNI di Bangkok, Thailand memberikan suara dalam pemilu awal yang diselenggarakan pada hari Rabu, 13 April 2019. {KBRI Bangkok]

    TEMPO.CO, Jakarta - WNI di Thailand memberikan suara mereka dalam pemilu yang diadakan hari ini, Rabu, 10 April 2019.

    Menurut Dodo Sudradjat sebagai Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya atau Pensosbud KBRI Bangkok, pencoblosan kertas suara pemilu di PPLN Bangkok diselenggarakan di 2 TPS di gedung Olah Raga KBRI Bangkok mulai dari jam 8 pagi hingga jam 6 sore waktu Bangkok. 

    Baca: JK: Golput Tidak Kecewa pada Petahana, tapi Sedang Bingung

    "Pencoblosan dimulai dengan pengucapan sumpah/janji anggota KPPSLN oleh masing-masing Ketua KPPSLN pada TPS 01 dan TPS 02," kata Dodo kepada Tempo.

    Dodo menjelaskan, masing-masing pemilih mendapat 2 kertas suara yaitu kertas suara bergambar calon presiden dan wakil presiden serta kertas suara daftar calon anggota DPR RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta II. 

    Baca: Tudingan Kecurangan di Pemilu, KPU: Semua Tahap Dilakukan Terbuka

    Menurut Dodo, pemilu di Bangkok berlangsung aman dan tertib.

    Di Songkhla yang berada di wilayah akreditasi Konsulat RI Songkhla, Thailand Selatan, pemilu juga berlangsung dengan waktu yang sama dengan di Bangkok. 

    Jumlah dafar pemilih tetap di Thailand sebanyak 1526 pemilih untuk pemilu 2019. Yang tercatat untuk melakukan pemilihan di dua TPS di KBRI Bangkok sebanyak 1.000 pemilih, melalui pos sebanyak 512 pemilih, dan melalui kotak suara keliling (untuk 6 penjara dan 1 rumah sakit) sebanyak 18 pemilih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.