Bawaslu Catat 192 Ribu Pelanggaran selama 3 Bulan Masa Kampanye

Reporter

Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Fritz Edward Siregar sedang memberikan keterangan kepada wartawan usai menghadiri acara diskusi soal proses pemilu tahun 2017 di bilangan Setiabudi, Jakarta, 27 Desember 2017. Tempo/Adam Prireza

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Fritz Edward Siregar mengatakan ribuan pelanggaran sudah terjadi selama tiga bulan masa kampanye pemilihan presiden 2019.

Setidaknya, Bawaslu mencatat ada 192.129 pelanggaran kampanye. "Sekitar 192 ribu itu merupakan laporan dan temuan yang masuk ke Bawaslu," ujar Fritz dalam acara diskusi di bilangan Menteng, Jakarta pada Sabtu, 15 Desember 2018.

Baca: Kampanye di Sekolah, Caleg Gerindra Divonis Hukuman Percobaan

Selain itu, Bawaslu menemukan ada 176.493 pemasangan alat peraga di tempat yang dilarang dan 14.255 alat peraga kampanye (APK) yang mengandung materi yang dilarang serta 1.381 APK di kendaraan angkutan umum.

Bawaslu juga menemukan berbagai pelanggaran kampanye yang dilakukan sebelum waktunya. Seperti halnya kampanye di media yang baru boleh dilakukan 21 hari sebelum hari pemungutan suara, namun sudah dilakukan oleh kedua timses.

"Sampai Jumat kemarin, Bawaslu menemukan ada 414 iklan kampanye, yang seharusnya tidak boleh dilakukan," kata Fritz.

Baca: DKPP Pelajari Pelaporan Anggota Bawaslu Soal Reuni Akbar 212

Rinciannya, ada 249 iklan di media cetak, 153 kampanye di media elektronik, dan 12 kampanye di radio. "Semua itu sedang kami telusuri dan tindaklanjuti, apakah termasuk kampanye terselubung atau tidak," ujar Fritz.

Selain itu, Bawaslu menemukan 49 laporan kampanye di tempat ibadah, 33 kampanye di tempat pendidikan dan 226 kampanye yang difasilitasi pemerintah di tempat pemerintah.

"Dari semua pelanggaran itu, ada yang diberikan sanksi teguran atau APK diturunkan. Kalau pelanggaran pidana, ada yang kami diskusikan di sentra gakkumdu, ada yang masuk gakkumdu. Semua kami terima dan kami proses," kata Fritz.

Baca: Kecaman Rizieq Soal Jokowi di Reuni Akbar 212, Apa Kata Bawaslu






Perludem Sebut Tak Mudah Buktikan Kasus Suap Politik

7 hari lalu

Perludem Sebut Tak Mudah Buktikan Kasus Suap Politik

Perludem menyebut tak mudah mengusut kasus suap politik. Dulu sempat viral soal dugaan suap di Pemilu 2019, tapi isu itu menguap.


Dirjen Politik dan PUM Kemendagri Apresiasi Bawaslu

11 hari lalu

Dirjen Politik dan PUM Kemendagri Apresiasi Bawaslu

Adanya Peraturan Bawaslu memberikan semangat kuat untuk mendorong pengawasan partisipatif


Polarisasi di Masyarakat Masih Terjadi, NasDem Sebut Rekonsiliasi usai Pilpres 2019 Gagal

12 hari lalu

Polarisasi di Masyarakat Masih Terjadi, NasDem Sebut Rekonsiliasi usai Pilpres 2019 Gagal

Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya, menyebut polarisasi di masyarakat imbas Pilpres 2019 masih ada dan dikhawatirkan berlanjut


Perindo Targetkan Kursi Parlemen Dua Digit, Hary Tanoesoedibjo Minta Arahan Jokowi

21 hari lalu

Perindo Targetkan Kursi Parlemen Dua Digit, Hary Tanoesoedibjo Minta Arahan Jokowi

Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo akan menargetkan partainya memperoleh kursi parlemen sebanyak 2 digit pada Pemilu 2024.


KPU Beri Kesempatan Verifikasi Administrasi Ulang 9 Parpol yang Gugatannya Dikabulkan Bawaslu

22 hari lalu

KPU Beri Kesempatan Verifikasi Administrasi Ulang 9 Parpol yang Gugatannya Dikabulkan Bawaslu

Hasyim Asy'ari mengatakan sedang mempelajari putusan Bawaslu tersebut untuk bagaimana nantinya KPU menerapkan putusan tersebut


KPU Pelajari Putusan Bawaslu Soal Gugatan 5 Parpol

22 hari lalu

KPU Pelajari Putusan Bawaslu Soal Gugatan 5 Parpol

Tim KPU sedang mempelajari putusan Bawaslu untuk melaksanakannya. Partai-partai itu tidak bisa langsung melakukan verifikasi faktual.


Pilkada 2024, Heru Budi Gelontorkan Dana Hibah Rp 206 Miliar kepada Bawaslu DKI Jakarta

28 hari lalu

Pilkada 2024, Heru Budi Gelontorkan Dana Hibah Rp 206 Miliar kepada Bawaslu DKI Jakarta

Heru Budi Hartono menyambut baik Bawaslu DKI untuk persiapan Pilkada 2024 dan berkomitmen untuk saling bersinergi.


Bawaslu akan Bikin MoU dengan TikTok untuk Cegah Hoaks Pemilu 2024

49 hari lalu

Bawaslu akan Bikin MoU dengan TikTok untuk Cegah Hoaks Pemilu 2024

Bawaslu akan menjadi kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara, serta Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk memperkuat keamanan digital.


Bawaslu Gelar Sidang Pleno Kelima Global Network on Electoral Justice di Bali

49 hari lalu

Bawaslu Gelar Sidang Pleno Kelima Global Network on Electoral Justice di Bali

Bagja mengatakan Bawaslu akan membagikan praktik pengawasan dan peradilan pemilu di Indonesia kepada seluruh anggota.


Anies Baswedan Sebut Pernah Dua Kali Ditawari jadi Capres di Pemilu 2019

51 hari lalu

Anies Baswedan Sebut Pernah Dua Kali Ditawari jadi Capres di Pemilu 2019

"Di tahun 2018 saya ditawari untuk ikut pilpres, sebagai wakil. Bahkan ada dua kali permintaan untuk menjadi capres," kata Anies Baswedan