Menjelang Pemilu 2019, Kepolisian Waspadai Maraknya Isu Sensitif

Reporter

Kapolri Jenderal Tito Karnavian berbicara dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Brata-2018 Pengamanan Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Silang Monas, Jakarta, Selasa, 18 September 2018. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia terus mewaspadai munculnya isu-isu sensitif menjelang Pemilu 2019. Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian mengatakan telah meminta jajarannya cermat dan mampu mencegah terjadinya konflik di masyarakat. “Saya berharap kondusivitas ini dapat terus dijaga hingga akhir tahun dan menjelang masa pemilu,” katanya, Kamis, 8 November 2018.

Baca: Caleg NasDem DPRD Tulungagung, ke Dukun Mencari Restu Pemilu

Tito menyebutkan munculnya sejumlah deklarasi dukungan terhadap calon presiden dan wakil presiden menjadi perhatian lembaganya. Termasuk apabila ada fenomena-fenomena sosial lain yang memicu konflik.

Lebih dari satu bulan masa kampanye pemilu, sejumlah peristiwa yang memicu konflik muncul. Seperti pada 21 Oktober lalu, saat terjadi insiden pembakaran bendera hitam yang dianggap merupakan bendera organisasi terlarang di Garut, Jawa Barat. Pembakaran yang dilakukan oleh Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama itu memicu polemik lantaran pada bendera tersebut terdapat kalimat tauhid.

Percikan konflik juga muncul ketika kampanye yang dilakukan oleh calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, di Boyolali, Jawa Tengah, pada 30 Oktober lalu. Ketika itu, Prabowo menyampaikan istilah “tampang Boyolali” di hadapan peserta kampanye. Bupati Boyolali, Seno Samodro, menilai pernyataan itu menyinggung perasaan warga Boyolali. Sikap protes Seno, bahwa pernyataan Prabowo diduga mengandung ujaran kebencian, membuat Prabowo dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu.

Baca: KPU Akan Umumkan 40 Nama Caleg Eks Napi Korupsi

Juru bicara Kementerian Agama, Matsuki, telah meminta masyarakat mengakhiri perdebatan negatif selama masa pemilu, baik di ruang publik maupun dunia maya. Kasus pembakaran bendera tauhid, misalnya, dia menilai itu tak akan selesai apabila disikapi dengan unjuk rasa. “Kita harus percaya dan mendukung aparat hukum yang tengah menangani kasus tersebut secara serius,” tuturnya.

Menurut Matsuki, Kementerian Agama sering mengadakan rapat koordinasi mengundang perwakilan setiap kelompok keagamaan untuk memahami pandangan masing-masing. “Kami mengharapkan ada sikap saling mengerti dan sinergi,” ujarnya.

ANDITA RAHMA | DANANG FIRMANTO






Putri Candrawathi Menangis saat Mengenakan Baju Tahanan: Saya Ikhlas Diperlakukan Seperti Ini

7 jam lalu

Putri Candrawathi Menangis saat Mengenakan Baju Tahanan: Saya Ikhlas Diperlakukan Seperti Ini

Putri Candrawathi sempat menangis saat muncul ke publik menggunakan baju tahanan


Kenakan Baju Tahanan, Putri Candrawathi: Saya Mohon Doanya Bisa Lalui Semuanya

7 jam lalu

Kenakan Baju Tahanan, Putri Candrawathi: Saya Mohon Doanya Bisa Lalui Semuanya

Putri Candrawathi juga menyampaikan pesan kepada anak-anaknya agar terus belajar tekun hingga mencapai cita-citanya.


Kapolri Siapkan 1.800 Personel di Papua untuk Bantu KPK Tangkap Lukas Enembe

8 jam lalu

Kapolri Siapkan 1.800 Personel di Papua untuk Bantu KPK Tangkap Lukas Enembe

Kapolri mengatakan penyiapan personel untuk membantu KPK menangkap Lukas Enembe itu adalah upaya Polri mendukung pemberantasan korupsi.


Kapolri Pastikan Putri Candrawathi Bisa Temui Anaknya Meski Ditahan

8 jam lalu

Kapolri Pastikan Putri Candrawathi Bisa Temui Anaknya Meski Ditahan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Putri Candrawathi tetap bisa menemui anak-anaknya meski sudah ditahan di rutan Bareskrim


Alasan Polri Tahan Putri Candrawathi

9 jam lalu

Alasan Polri Tahan Putri Candrawathi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Putri Candrawathi ditahan di rumah tahanan Mabes Polri mulai hari ini.


Kejagung Sebut Pelimpahan Putri Candrawathi Bersamaan dengan Ferdy Sambo Cs

9 jam lalu

Kejagung Sebut Pelimpahan Putri Candrawathi Bersamaan dengan Ferdy Sambo Cs

Kejaksaan Agung akan menerima pelimpahan tersangka pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi pada Senin, 3 Oktober 2022


Didampingi Para Jenderal, Kapolri Umumkan Ferdy Sambo Bukan Anggota Polri Lagi

9 jam lalu

Didampingi Para Jenderal, Kapolri Umumkan Ferdy Sambo Bukan Anggota Polri Lagi

Didampingi sederet jenderal, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan secara resmi pemecatan Irjen Ferdy Sambo dari institusi Polri.


Kapolri Sebut Tiga Kapolda Tidak Terlibat Skenario Ferdy Sambo

10 jam lalu

Kapolri Sebut Tiga Kapolda Tidak Terlibat Skenario Ferdy Sambo

Kapolri mengatakan Divisi Propam Polri dan tim khusus telah memeriksa dan menyimpulkan tiga Kapolda tidak terkait dengan skenario kasus Ferdy Sambo.


Anies Baswedan Bicara Panjang Demokrasi, Singgung Ancaman, Intimidasi, dan Pilpres

11 jam lalu

Anies Baswedan Bicara Panjang Demokrasi, Singgung Ancaman, Intimidasi, dan Pilpres

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai bahwa proses demokrasi di Indonesia harus dilihat secara mendalam.


Prabowo Subianto Hadiahi Kapolri Pistol G2 Elite, Lemkapi: Membuat Masyarakat Nyaman

15 jam lalu

Prabowo Subianto Hadiahi Kapolri Pistol G2 Elite, Lemkapi: Membuat Masyarakat Nyaman

Edi Hasibuan mengatakan pertemuan antara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bermakna bangun sinergi.