Senin, 17 Desember 2018

Caleg NasDem DPRD Tulungagung, ke Dukun Mencari Restu Pemilu

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua anggota komisioner KPU Pusat, Pramono Ubaid Tanthowi (kiri) dan Viryan (kedua kiri), melihat proses pembuatan bilik dan kota suara di tempat pembuatannya di kawasan Pergudangan Dadap, Kosambi, Tangerang, Banten, Minggu, 30 September 2018. Sebanyak 811.272 bilik suara dan 540.940 kotak suara untuk pemilu legislatif dan presiden 2019, yang berbahan kardus, diproduksi di Tangerang dan ditargetkan selesai pada 30 November 2018. ANTARA

    Dua anggota komisioner KPU Pusat, Pramono Ubaid Tanthowi (kiri) dan Viryan (kedua kiri), melihat proses pembuatan bilik dan kota suara di tempat pembuatannya di kawasan Pergudangan Dadap, Kosambi, Tangerang, Banten, Minggu, 30 September 2018. Sebanyak 811.272 bilik suara dan 540.940 kotak suara untuk pemilu legislatif dan presiden 2019, yang berbahan kardus, diproduksi di Tangerang dan ditargetkan selesai pada 30 November 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Tulungagung - PERGI ke dukun-atau masyarakat biasa menyebutnya sebagai "wong pinter" (orang pintar)-seperti sudah menjadi bagian tersendiri ketika memasuki masa Pemilihan Umum atau Pemilu. Orang-orang yang ingin menang dalam perebutan kursi anggota dewan pun biasa mendatangi tempat-tempat yang dianggap keramat.

    Simak: Petilasan Raja Kadiri Mulai Didatangi Caleg

    Salah satu yang menggunakan jasa wong pinter ini adalah Calon Anggota Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung Herlambang Novian Efendi. Caleg dari Partai NasDem ini pergi ke salah seorang cenayang di Tulungagung. "Saya hanya ingin memantapkan pilihan ini agar bisa meninggalkan pekerjaan dan fokus ke caleg," kata Novian yang merupakan seorang wartawan ini, Senin, 5 November 2018.

    Novian masih ingat. Beberapa pekan lalu, ia pergi ke seorang perempuan yang terkenal bisa meramal masa depan. Dia pergi dengan temannya. Kepada tuan rumah, Novian menyampaikan keinginannya. “Saya ingin nyaleg, bagaimana peluangnya,” kata Novian.

    Setelah itu, perempuan peramal itu masuk ke dalam kamar. Tak berapa lama, dia kembali menemui tamunya sambil menggenggam bunga kamboja. Novian mengatakan melihat bunga tersebut berputar cepat. “Ini pertanda baik,” kata Novian menirukan ucapan cenayang tersebut.

    Novian mengatakan wong pinter yang ia datangi ini bukan yang pertama. Ia menuturkan sudah pergi ke lima dukun untuk membulatkan tekad. Kelimanya memberikan harapan baik kepada Novian untuk terus maju mengikuti Pemilu 2019.

    Novian tidak hanya datang ke dukun, ia juga menggalang massa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".