Rhoma Irama Larang Pendukung Coblos Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa Rhoma Irama saat berkampanye di kawasan Cipedak, Jakarta, Sabtu (29/3). TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Calon presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa Rhoma Irama saat berkampanye di kawasan Cipedak, Jakarta, Sabtu (29/3). TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi dangdut Rhoma Irama sedang bersiap menarik dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa. Rhoma Irama juga meminta pendukungnya tak memberikan dukungan kepada calon presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Joko Widodo.

    "Bang Haji menganggap Jokowi seharusnya memegang amanah Gubernur DKI Jakarta," kata Ketua Tim Sukses Rhoma, Ramdansyah, saat dihubungi, Selasa, 13 Mei 2014. Sejak awal jika Partai Kebangkitan Bangsa mendukung Jokowi, kata Ramdansyah, Rhoma tak akan memberikan dukungannya kepada bekas Wali Kota Surakarta itu.

    Ramdansyah mengatakan PKB dan Rhoma memiliki perjanjian secara tertulis. Hingga saat ini, dia menuturkan, keduanya tak pernah mencabut dukungan. Tak hanya itu, Rhoma juga pernah mengungkapkan kekecewaannya karena PKB mengabaikan efek Rhoma Irama dalam pemilihan legislatif lalu. Pengabaian ini, menurut Ramdansyah, membuat pendukung Rhoma marah. (Baca: Pendukung Rhoma Irama Terus Tagih Janji PKB )

    Kekecewaan Rhoma makin menjadi karena sikap pengurus PKB yang tak konsisten. Hingga 11 April 2014, beberapa saat usai pencoblosan, sejumlah pengurus PKB masih mengakui efek Rhoma Irama ini. Namun setelah itu, pengurus PKB tak mengakui adanya efek ini. "Bang Haji mempersilakan pendukung mengungkapkan ekspresi kekecewaan," kata dia.

    Rhoma sejauh ini belum memutuskan akan mendukung calon presiden yang mana. Menurut Ramdansyah, Rhoma akan membuka komunikasi politik dengan poros kekuatan lain. Dia memastikan pelantun Mirasantika itu tak akan mendukung Jokowi. "Bukan tak suka, tetapi ingin Jokowi menyelesaikan amanah," kata dia.

    WAYAN AGUS PURNOMO

    Berita Terpopuler:
    Peluang JK Tak Jelas, PPP Batal Dukung Jokowi
    Ini Alasan Pemblokiran Vimeo
    Udar Jadi Tersangka Kasus Bus Transjakarta Karatan
    Pemain Persib Diteriaki, Riedl: Saya Kecewa
    Mega Bahas Cawapres Jokowi Rabu Besok

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.