Selasa, 21 Agustus 2018

10 Kepolisian Daerah Turut Amankan MK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa pendukung Prabowo-Hatta mulai memadati kawasan Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, Kamis 21 Agustus 2014. TEMPO/Subekti

    Massa pendukung Prabowo-Hatta mulai memadati kawasan Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, Kamis 21 Agustus 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Ronny Sompie mengatakan anggota Brigade Mobil (Brimob) dari 10 kepolisian daerah (polda) di luar Polda Metro Jaya mengirimkan personelnya ke Jakarta. Mereka turut membantu mengamankan sidang putusan hasil pemilihan umum (PHPU) di gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

    Sepuluh polda itu adalah lima dari luar Pulau Jawa, seperti Polda Kalimantan Timur, Lampung, Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Selatan. Sedangkan lima dari Pulau Jawa, yaitu Polda Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. (Baca: Massa Pendukung Prabowo Mulai Lempar Botol)

    "Mereka terbagi ke dalam 20 satuan setingkat kompi dengan satu SSK terdiri dari 110 personel, atau total 2.100 personel Brimob tambahan," kata Ronny kepada Tempo, Kamis, 21 Agustus 2014.

    Ronny melanjutkan, pengamanan diutamakan dengan sifat pencegahan. Ada satuan pengendalian massa (dalmas), dan peluru karet akan digunakan ketika unjuk rasa dipandang anarki dan membahayakan. (Baca: Jelang Putusan MK, Tim Transisi: Kami Santai)

    "Tindakan tegas dan terukur akan dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada petugas, masyarakat, khususnya yang terlibat dalam persidangan, seperti hakim, penggugat, tergugat, saksi, diamankan secara maksimal," kata Ronny. (Baca: Ikut Amankan, Panglima: Ini Bukan Ketakutan TNI)

    Untuk tipe pengamanan, Ronny melanjutkan, dilaksanakan secara terbuka dan tertutup. Pengamanan secara terbuka dilakukan oleh petugas berpakaian dinas polisi, yakni anggota Satuan Bhayangkara (Sabhara), anggota Lalu Lintas, dan anggota Brimob.

    Sedangkan pengamanan secara tertutup dilakukan oleh anggota intelijen (intel) dan reserse kriminal (reskrim) yang berpakaian seperti masyarakat biasa dan berbaur dengan masyarakat biasa dalam melaksanakan tugasnya.

    RIDHO JUN PRASETYO

    Topik terhangat:
    ISIS | Pemerasan TKI | Sengketa Pilpres | Pembatasan BBM Subsidi

    Berita terpopuler lainnya:
    Bandel, Ahok Punya Cara Jebak Uber App/Uber.com
    Jokowi Ingin Makan Krupuk, Pengawal Melarang
    Prabowo Minta Ibu-ibu Siapkan Dapur Umum


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Prestasi Defia Rosmaniar Peraih Emas Pertama Indonesia

    Defia Rosmaniar punya sederet prestasi internasional sebelum meraih medali emas Asian Games 2018.