Diisukan Retak dengan Prabowo, Ini Jawaban Hatta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prabowo Subianto bersama tim koalisi Merah Putih di rumah Kertanegara, Jakarta, 9 Juli 2014. Prabowo mendeklarasikan kemenangan sementara dirinya berdasarkan hasil hitung cepat tiga lembaga survei. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Prabowo Subianto bersama tim koalisi Merah Putih di rumah Kertanegara, Jakarta, 9 Juli 2014. Prabowo mendeklarasikan kemenangan sementara dirinya berdasarkan hasil hitung cepat tiga lembaga survei. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut satu, Hatta Rajasa, menampik isu keretakan antara dia dengan pasangannya, Prabowo Subianto.

    Menurut dia, hingga saat ini hubungan dia dengan Prabowo serta anggota partai koalisi tidak ada masalah. "Ah kalian ada-ada saja," sanggah Hatta ketika ditanyai wartawan ihwal keretakan hubungannya dengan Prabowo, Kamis 24 Juli 2014. (Baca: Ini Tanggapan Kubu Hatta Soal Pecah Kongsi Prabowo)

    Hatta Rajasa tidak terlihat sejak Prabowo membacakan pidato penolakkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum di Rumah Polonia, Jalan Cipinang Cempedak, 1/29, Jakarta Timur, Selasa 22 Juli 2014. Sejak itu banyak kabar beredar jika koalisi Merah Putih retak karena Hatta juga tidak menandatangani surat penolakan hasil rekapitulasi itu.

    Hatta juga menjelaskan kondisi koalisi Merah Putih hingga saat ini tetap solid. Selain itu, dia juga menjelaskan hingga saat ini dirinya tidak ke mana-mana. "Ah kalian saja yang tidak pernah melihat," ujarnya di Dewan Pembina Pusat Partai Keadilan Sejahtera di Jalan T.B Simatupang, Nomor 82, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

    Sore ini Prabowo dan Hatta mengunjungi DPP PKS. Dalam kunjungan tersebut Prabowo dan Hatta membahas temuan kecurangan-kecurangan selama penyelenggaraan Pemilu Presiden. (Baca: Hatta Sambangi Kantor DPP PKS Soal Gugatan MK)

    Dalam pertemuan yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama itu dihadiri juga oleh Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Anis Matta, Sekretaris Jenderal PKS, Taufik Ridho, Wakil Sekjen PKS, Fahri Hamzah, Mantan Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golongan Karya, Akbar Tandjung, Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, Bendahara Umum Partai Golkar Setya Novanto, serta Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya, Fadli Zon.

    GANGSAR PARIKESIT

    Berita Terpopuler
    Pakar TI: Tidak Ada Hacker yang Gelembungkan Suara
    Calon Menteri Kabinet Jokowi-JK Mulai Beredar
    Ahok Ngamuk Saat Sidak Uji Kir Bersama KPK
    Hacker Cina Manipulasi Suara Golput di Pilpres?
    ISIS Usir Orang Kristen dengan Cara Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.