Minus Sampang, Prabowo Sapu Bersih di Madura

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) duduk menunggu pencoblos di TPS 6, Terminal 1, Bandara Internasional Juanda, Surabaya, 15 Juli 2014. TEMPO/Fully Syafi

    Seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) duduk menunggu pencoblos di TPS 6, Terminal 1, Bandara Internasional Juanda, Surabaya, 15 Juli 2014. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Surabaya - Pasangan capres-cawapres dari poros Gerindra, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, menyapu bersih tiga dari empat kabupaten di Pulau Madura. Menurut perhitungan rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU Jatim pada hari ini, Sabtu, 19 Juli 2014, di Kabupaten Bangkalan, pasangan ini memperoleh suara sebanyak 664.608 suara, sedangkan pasangan Jokowi-JK memperoleh sebanyak 149.258 suara.

    Untuk Kabupaten Pamekasan, Prabowo-Hatta memperoleh suara sebanyak 378.652 suara dan Jokowi-JK sebanyak 135.178 suara. Prabowo juga menang di Kabupaten Sumenep sebanyak 332.596 suara, sedangkan calon nomor urut dua meraih 245.410 suara.

    Pihak saksi dari kubu Jokowi-JK Didik Prasetyono mengatakan tidak mempermasalahkan kekalahan di tiga kabupaten Pulau Madura. Menurut dia, ada beberapa faktor yang menyebabkan Jokowi-JK kalah di Pulau Madura, di antaranya karena memang Madura adalah "rumah" dari Mahfud Md. Ditambah lagi beberapa orang berpengaruh di Madura, di antaranya Fuad Amin, menjadi tim sukses Prabowo-Hatta.

    "Meskipun Sampang belum direkap, tapi menurut penghitungan DB1 internal kami, kami kalah. Akan tetapi, banyak sekali catatan, terutama untuk Bangkalan dan Sampang," katanya di Hotel Equator Surabaya, Sabtu, 19 Juli 2014. (Baca: Capek Hitung Suara, KPU Sediakan Kursi Pijat)

    Terkait persoalan Sampang, sampai saat ini pihaknya masih menunggu pelaksanaan pembukaan kotak suara yang dikeluarkan oleh Panwaslu Jatim. "Sampang kan belum selesai untuk pemeriksaan dan pengecekan formnya. Kalau sudah selesai pasti kita rekap," kata Ketua KPUD Jatim Eko Sasmito. (Baca: Polri: Dua Kubu Capres Sepakat Deklarasi Damai)

    Sementara itu, anggota Bawaslu RI Nelson Simanjutak membenarkan bahwa Bawaslu telah memberikan rekomendasi kepada penyelenggara pemilu untuk mengklarifikasi dan membuka kembali dokumen-dokumen pemilihan. "Kita lihat apakah pelanggaran-pelanggaran tersebut berpengaruh kepada jumlah suara. Jika diketahui berpengaruh, maka akan dikenakan sanksi administrasi," kata Nelson. (Baca: Jokowi-JK Sapu Bersih di Jawa Tengah).

    EDWIN FAJERIAL



    Berita terpopuler:


    Penumpang MH17 Punya Firasat Bakal Celaka
    MH17 Lewat Dekat Zona Perang Demi Irit BBM?
    Tembak Jatuh MH17, Pemberontak Tertawa
    Komnas HAM Pastikan Pemanggilan Paksa Kivlan Zen
    Ada 11 WNI di Malaysia Airlines MH17
    Pesawat Malaysia Airlines Jatuh di Ukraina
     

    SHARE: Facebook | Twitter


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ponsel Tanpa IMEI Terdaftar Mulai Diblokir pada 17 Agustus 2019

    Pemerintah akan memblokir telepon seluler tanpa IMEI terdaftar mulai 17 Agustus 2019 untuk membendung peredaran ponsel ilegal di pasar gelap.