Jokowi Minta Semua Pihak Kawal Rekapitulasi Pemilu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa pendukung dan relawan Capres Cawapres Jokowi JK membawa tulisan Jokowi Presiden di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, rabu 9 Juli 2014. TEMPO/Eko siswono Toyudho

    Massa pendukung dan relawan Capres Cawapres Jokowi JK membawa tulisan Jokowi Presiden di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, rabu 9 Juli 2014. TEMPO/Eko siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden Joko Widodo meminta semua pihak untuk mengawal proses penghitungan suara hingga penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Juli mendatang. "Kita harus mengawal dan memastikan rekapitulasi suara di KPU berjalan benar, bersih, dan tanpa intervensi," katanya di posko Media Center Jokowi-JK, Jakarta, Kamis, 10 Juli 2014.

    Jokowi mengatakan tugas partai dan relawan tidak berhenti saat pemilihan presiden selesai. Tugas lebih penting, kata dia, justru berada seusai pemilihan. "Tugas dan tantangan di depan kita besar, saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama bersatu padu membuat Indonesia yang lebih baik," katanya.

    Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan kemenangan Jokowi-Kalla versi perhitungan cepat (quick count) bulan merupakan kemenangan mobilisasi rakyat, melainkan kemenangan aspirasi rakyat. Ia juga menyerukan pada semua pihak agar jangan mencemari ketulusan aspirasi rakyat Indonesia dalam pemungutan suara kemarin.

    Kemarin, enam lembaga survei yang kredibel dan bisa dipertanggungjawabkan menempatkan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla lebih unggul ketimbang Prabowo-Hatta Rajasa. Hasil survei Centre for Strategic and International Studies misalnya, menunjukkan Jokowi unggul 52 persen sementara Prabowo mencapai 48 persen. Begitu pula pada survei Litbang Kompas, Jokowi unggul dengan 52,3 persen, sedangkan Prabowo 47,6 persen.

    ANANDA TERESIA

    Baca juga:
    Jokowi-JK Menang, Munas Golkar Lebih Dinamis
    Serangan ISIS Mendekati Mekah
    Aburizal Klaim Koalisi Permanen Positif
    PKB Jawa Tengah: Jokowi Menang di Semua Basis NU
    PBB: Konflik Israel-Palestina Semakin Memburuk


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wacana Liberalisasi Penerbangan, Pemerintah Undang Maskapai Asing

    Pemerintah membuka wacana liberalisasi penerbangan dengan mengundang maskapai asing untuk mengoperasikan rute domestik demi memperketat kompetisi.