Jokowi Tolak Pidato di Dalam Masjid  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden Joko Widodo, menjadi imam sholat Dzuhur berjamaah di masjid dijalan kalijati timur, Subang, Jawa Barat, 17 Juni 2014. Jokowi melakukan kampanye nasional dengan menyelusuri jalur Pantura yang akan berakhir di kota Surabaya menjelang Pilpres 9 Juli 2014 mendatang. TEMPO/Imam Sukamto

    Calon Presiden Joko Widodo, menjadi imam sholat Dzuhur berjamaah di masjid dijalan kalijati timur, Subang, Jawa Barat, 17 Juni 2014. Jokowi melakukan kampanye nasional dengan menyelusuri jalur Pantura yang akan berakhir di kota Surabaya menjelang Pilpres 9 Juli 2014 mendatang. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Banyuwangi - Calon presiden Joko Widodo hanya berbicara sekitar setengah menit di hadapan jemaah salat Jumat di Masjid Baiturahim, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur. "Saya tidak akan bicara banyak-banyak," kata Jokowi, Jumat, 27 Juni 2014.

    Jokowi sejatinya dijadwalkan salat Jumat berjemaah di Kabupaten Jember. Namun, karena pesawat yang ditumpangi terlambat mendarat di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, akhirnya Jokowi salat di masjid terdekat. Takmir sempat terkejut mengetahui Jokowi masuk ke masjid untuk salat. Saat akan masuk sesi khotbah, pembawa acara memberi kesempatan Jokowi untuk menyampaikan pidatonya.

    Jokowi kemudian maju ke mimbar dan mengucapkan salam kepada jemaah. Namun dia menolak untuk berpidato mengajak jemaah agar memilihnya pada pemilu 9 Juli 2014. "Karena ini masjid, saya tak boleh kampanye," kata Jokowi. (Baca: Timses Prabowo: Jokowi Muslim yang Taat)

    Sebelum menuju masjid, Jokowi menemui para pedagang di Pasar Rogojampi. Sejak di pasar, Jokowi yang didampingi istrinya, Iriana, dikerumuni ribuan pedagang dan pengguna jalan. Massa berebutan bersalaman dengan Jokowi yang berada di dalam mobil. Banyak perempuan dan anak kecil yang berimpitan di tengah kerumunan massa. (Baca: Histeris, Pedagang Pasar Siram Bunga ke Jokowi)

    Ribuan orang itu rela menunggu saat Jokowi salat Jumat. Begitu Jokowi turun dari masjid, massa kembali menyerbu. Fenty Darmawati, salah seorang yang ikut berdesakan, mengatakan dirinya mengidolakan Jokowi karena dinilai merakyat dan sederhana. "Alasannya karena dia sederhana," kata Fenty.

    Fenty sendiri bertemu rombongan Jokowi secara tak sengaja ketika dalam perjalanan menuju Kota Banyuwangi. Dia rela berhenti dan menunggu agar bisa bertemu calon presiden tersebut. (Baca juga: Khofifah: Serangan ke Jokowi seperti Tsunami)

    IKA NINGTYAS


    Berita Terpopuler:
    Lecehkan Benyamin, Program YKS Trans TV Dihentikan
    Elektabilitas Jokowi 45 Persen, Prabowo 38,7 Persen
    Pemecatan Kader Golkar, Ical Bakal Diserang Balik
    Enam Pengusaha RI Masuk Daftar 48 Dermawan Asia 
    Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan Besok 
    Buntut Kasus YKS, Tayangan Hipnoterapi Dilarang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.