Nobar Piala Dunia Bakal Jadi Ajang Kampanye Capres  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Nonton Bareng. nyunyu.com

    Ilustrasi Nonton Bareng. nyunyu.com

    TEMPO.CO, Pinrang - Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Pinrang Rahim Akil mengatakan nonton bareng Piala Dunia 2014 akan menjadi salah satu wahana untuk meraup suara bagi pasangan Jokowi-JK.

    "Nonton barengnya akan dipusatkan di Sekretariat Tim Pemenangan," kata Rahim ketika dihubungi Tempo, Rabu, 11 Juni 2014. (Baca: Tim Jokowi Waspadai Kenaikan Suara Lawan di Jawa)

    Berdasarkan jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), kampanye pemilihan presiden berlangsung mulai 4 Juni hingga 5 Juli, sedangkan penyelenggaraan Piala Dunia berlangsung 13 Juni hingga 14 Juli 2014 yang disiarkan dua stasiun televisi swasta.

    Rahim mengatakan selain dipusatkan di sekretariat pusat, nonton bareng juga akan dilaksanakan di setiap sekretariat tim pemenangan yang ada di kecamatan dan desa. Namun, kata dia, untuk posko tim pemenangan di tingkat kecamatan dan desa tidak diwajibkan menggelar acara nonton bareng. Hal itu tergantung dari kreativitas.

    Di sela nonton bareng itu, kata dia, tim pemenangan akan mensosialisasikan visi misi dan memaparkan program-program yang ditawarkan oleh pasangan capres yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

    "Kami juga menjadikan nobar ini sebagai ajang untuk mengimbau kepada para pendukung untuk tidak melakukan kampanye hitam dan menjelek-jelekkan pasangan calon presiden lain," ujarnya.

    Ketua Tim Kampanye Calon Presiden Prabowo-Hatta Kabupaten Pinrang, Abdul Rasyid Panrita, mengatakan tim pemenangan capres nomor urut 1 ini juga akan menjadikan ajang nonton bareng sebagai wahana merekrut pendukung.

    "Kami tidak batasi masyarakat untuk nonton bareng di mabes kami, apakah lawan atau kawan. Sebab, lawan bisa saja menjadi kawan jika kita berhasil menyakinkan mereka visi misi Prabowo-Hatta." (Baca juga: Survei: Setelah Debat Capres, Jokowi Tetap Unggul)

    SUARDI GATTANG

    Berita Lain
    Pemecatan Prabowo Tak Hanya Soal Penculikan
    Ahok Mulai Blusukan ala Jokowi
    Waspada, Penyakit Haters Prabowo-Jokowi Menular!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.