Anda Haters Prabowo-Jokowi? Periksa 7 Tandanya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prabowo bersama Jokowi. facebook.com

    Prabowo bersama Jokowi. facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah pepatah menyebutkan, "Setiap ada seratus orang yang suka dengan kita, pasti ada seratus yang membenci kita". Jika melihat fenomena pemilu presiden saat ini, pepatah itu sepertinya benar. Sekeras apa pun Jokowi-Kalla dan Prabowo-Hatta berusaha meyakinkan dan sukses, pasti akan ada orang yang membencinya. Orang itu disebut haters.

    Dikutip dari Elite Daily, haters adalah pribadi yang paling menjengkelkan karena selalu bisa menemukan "cacat" dari sesuatu yang positif. Padahal haters bukan tanpa risiko (Baca: Haters Jokowi-Prabowo Terancam Pikun Lebih Dini). Anda juga harus hati-hati, karena haters menular seperti infeksi (baca: Waspada, Penyakit Haters Prabowo-Jokowi Menular!).

    Apakah Anda seorang haters? Berikut ini tujuh cirinya.

    1. Mencari kelemahan
    Haters akan melakukan "penelitian", baik dalam kehidupan langsung maupun media sosial, untuk mencari kelemahan seseorang. Bahkan mereka rela melakukan hal-hal yang tidak wajar demi menemukan informasi tersebut hanya untuk kesenangan. Haters suka menyebarkan kekurangan orang lain agar tidak "sendirian". (Baca: Haters Jokowi-Prabowo Terancam Pikun Lebih Dini)

    2. Stres jika orang lain sukses
    Haters sangat risih jika orang lain sukses. Mereka bahkan bisa membenci orang tersebut, meski tanpa alasan yang jelas. Haters sering menyalahkan orang lain jika usaha mereka tidak membuahkan hasil, padahal yang salah adalah diri mereka sendiri. (Baca: Kata Syahrini tentang Para Pembencinya)

    3. Jarang memberikan penilaian positif pada orang lain
    Ada perbedaan antara kritik dan membenci. Kritik dilayangkan kepada orang lain dan bisa jadi lebih baik. Sedangkan membenci lebih ingin menunjukkan kelemahan seseorang untuk membuat mereka ragu tentang apa yang akan dilakukan.

    4. Tidak mau beradaptasi
    Contoh sederhananya adalah, jika seseorang berkata, "Aku lebih suka musik tahun 90-an daripada sekarang. Musik zaman sekarang sampah", berarti mereka termasuk yang tidak bisa menerima keadaan. Haters akan dengan mudah menilai sinis tentang apa yang tidak mereka sukai. Haters nyaman dengan "ruang" yang mereka miliki tanpa mempedulikan bahkan menjelekkan orang-orang di luar lingkaran mereka.

    5. Selalu mencari sisi negatif
    Haters biasanya akan mencari hal-hal negatif dari hal yang sebenarnya biasa saja. Mereka akan mencari kesalahan dari sebuah kejadian untuk menjelekkan orang lain.

    6. Sering meremehkan cita-cita orang lain
    Mendiskreditkan cita-cita orang lain adalah salah satu ciri utama haters. Padahal setiap orang bebas memiliki mimpi dan citra ideal dalam ukuran kesuksesannya, tapi haters tidak memahami konsep itu. Dalam pikiran mereka biasanya, "Aku tidak peduli. Aku tidak suka." 

    7. Senang dengan kelemahan orang lain
    Ini adalah ciri yang paling buruk dari seorang haters. Mereka merasa tidak nyaman ketika orang lain sukses, tapi bahagia ketika seseorang jatuh dan gagal. Haters juga gembira ketika ia menemukan kelemahan orang lain dan akan dengan mudah mengungkapkannya kepada orang lain. Namun sifat ini sebenarnya menunjukkan bahwa haters adalah seorang penyendiri dan tidak bisa menerima kenyataan bahwa orang lain bisa lebih sukses daripada dirinya.

    RINDU P HESTYA | ELITE DAILY

    Berita Lain:
    Rumah Terlalu Bersih, Timbulkan Alergi dan Asma
    Anak Lebih Bugar, Lebih Pintar
    Inspirasi Jadul ala Kemeja ROCKInc


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.