Media Ical dan Hary Tanoe Untungkan Prabowo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja perlihatkan desain gambar Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang akan di pasang di gedung bekas posko Dahlan Iskan di Jalan Jendral Sudirman, Makassar (21/5). Gedung tersebut akan dijadikan posko tim pemenangan pengusung Prabowo-Hatta di Sulawesi selatan. TEMPO/Hariandi Hafid

    Pekerja perlihatkan desain gambar Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang akan di pasang di gedung bekas posko Dahlan Iskan di Jalan Jendral Sudirman, Makassar (21/5). Gedung tersebut akan dijadikan posko tim pemenangan pengusung Prabowo-Hatta di Sulawesi selatan. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Suhardi mengatakan kehadiran dua bos media, Aburizal Bakrie dan Hary Tanoesoedibjo bisa mendongkrak elektabilitas pasangan calon presiden-wakil presiden, Prabowo Subianto dan Hatta Radjasa.

    "Kehadiran mereka tentu mendongkrak elektabilitas Pak Prabowo, sangat membantu," ujar Suhardi ketika dihubungi, Ahad, 25 Mei 2014.

    Menurut Suhardi, saat ini pemberitaan soal Prabowo-Hatta lebih lengkap dan adil. "Dulu, direkamnya satu setengah jam, tapi yang ditayangkan hanya lima menit. Itu juga diambil yang jeleknya," ujar Suhardi menambahkan.

    Sejak lebih lengkapnya pemberitaan, kata Suhardi, komentar masyarakat soal Prabowo menjadi lebih positif. "Saya lihat di media sosial banyak yang baru tahu seutuhnya tentang Pak Prabowo dan mereka jadi kagum," ujar dia. Adapun Aburizal Bakrie merupakan bos dari Viva Grup yang memiliki TV one, Antv, dan Vivanews.com, sementara Hary Tanoesoedibjo adalah bos MNC Grup, yang memiliki Global TV, RCTI, Sindo TV, Okezone.com, Koran Sindo, Sindonews, MNC TV, dan Trijaya FM.

    Dengan pemberitaan yang lebih lengkap, menurut Suhardi, publik bisa tahu sosok Prabowo dan Hatta seutuhnya dan dapat memberikan penilaian yang lebih tepat dibandingkan sebelumnya. "Dulu berita Pak Prabowo hanya sebentar dan diambil yang jeleknya saja. Sekarang masyarakat tahu bagaimana ia blusukan, bagaimana dia dekat dengan rakyat, dan lainnya," ujar Suhardi menambahkan.

    TIKA PRIMANDARI

    Berita Terpopuler :
    Korupsi Haji Disebut Struktural, Anggito Tersangka?
    Tim Sukses Prabowo Dekati Suciwati 
    Pengakuan Staf Khusus Suryadharma Soal Haji Gratis
    Jadi Bintang Porno, Remaja 19 Tahun Bunuh Diri 
    Remaja Ukur Status Sosial dari Makanan dan Ponsel 
    Protes Rambut Kemaluan di Makanan, KFC Pecat Staf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.