Survei: Gandeng JK, Jokowi Bakal Hempaskan Prabowo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jusuf Kalla (kiri) berbincang denganJoko Widodo atau Jokowi (kanan). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Jusuf Kalla (kiri) berbincang denganJoko Widodo atau Jokowi (kanan). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dilansir pada Ahad, 4 Mei 2014,  menyatakan menurunnya elektabilitas Joko Widodo, calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, bisa semakin buruk bila calon wakil presiden yang dipilih tidak tepat. Menurut hasil survei itu, jika berpasangan dengan mantan wakil presiden Jusuf Kalla, Jokow akan menghempaskan calon presiden usungan Gerindra, Prabowo Subianto. (Baca juga : Cawapres Pilihan Jokowi Sudah Disetujui Mega)

    "JK memberi efek positif mengalahkan pesaing Jokowi seperti Prabowo Subianto," kata Sirojudin Abbas, peneliti SMRC saat memaparkan hasil surveinya di Sari Pan Pacific Jakarta Hotel, Ahad, 4 Mei 2014.

    Hasil survei SMRC ini merupakan akumulasi survei yang dilakukan selama lima bulan. Survei terbarunya digelar pada 20-24 April dengan 2015 responden. Mereka diwawancarai lewat metode tatap muka dengan perkiraan margin of error kurang-lebih 2,2 persen. Sedangkan tingkat keterpilihan Prabowo berada di angka 27-28 persen siapa pun pasangannya.

    Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristianto mengatakan nama Jusuf Kalla kini tengah digodok partainya. Namun, dia menegaskan, partainya tidak hanya melihat elektabiltas seorang tokoh. "Tetapi ada instrumen lain yang kira-kira bisa menyeimbangi Pak Jokowi dalam pemerintahan," katanya.

    Dari sejumlah kriteria yang pernah diungkapkan elite PDI Perjuangan, Jusuf Kalla punya peluang besar menjadi pendamping Jokowi. Sejumlah orang dalam partai Banteng, misalnya, menyebutkan calon wakil presiden bagi Jokowi harus punya pengetahuan ekonomi dan jaringan luar negeri yang kuat serta berpengalaman di bidang pemerintahan. Faktor usia yang sempat menjadi penghambat Kalla kini sudah tidak lagi dipersoalkan. "Usia penting, tapi tidak usah terlalu jauh dipikirkan," kata Ketua PDI Perjuangan Mindo Sianipar.

    TRI SUHARMAN

    Berita Terpopuler:

    Jagal Tangerang Baru Seminggu Putus Cinta 
    Jagal Tangerang Sakit Hati, Sekeluarga Dihabisi
    Olga Syahputra Sakit, Ini Pengakuan Dokternya
    Kode Tersangka JIS: Ada Anak, Mau Dikerjain Enggak?
    Olga Syahputra Kena Meningitis, Ini yang Terjadi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.