Dahlan Sebut Konvensi Demokrat Sudah Tak Relevan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dahlan Iskhan. TEMPO/Dasril Roszandi

    Dahlan Iskhan. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Peserta konvensi calon presiden dari Partai Demokrat, Dahlan Iskan, mengatakan ajang pencarian sosok capres dari partai biru itu sudah tak relevan. Alasan Dahlan yakni hasil pemilu sudah tak mendukung Demokrat untuk mengajukan pemenang konvensi sebagai calon presiden.

    "Hasilnya sudah ketahuan seperti itu, kok," ujar Dahlan kepada Tempo saat keluar dari gedung Metro TV, Jakarta Barat, Rabu, 9 April 2014. Namun Dahlan enggan berkomentar banyak saat ditanya ihwal langkah dia selanjutnya. Ia hanya melambaikan tangan dan masuk ke dalam mobil. "Yooo...." katanya.

    Di tengah kemungkinan anjloknya perolehan suara dalam pemilihan umum legislatif, Partai Demokrat melontarkan gebrakan. Partai buatan Susilo Bambang Yudhoyono ini menimbang empat nama tokoh yang akan dipilih menjadi calon presiden.

    Sumber Tempo di kelompok internal Demokrat menyebutkan, dari empat orang itu, dua calon adalah peserta konvensi Demokrat. Dua orang dari konvensi berinisial D dan A, sementara yang lain berinisial D dan S. “Inisial S itu perempuan,” katanya kepada Tempo, Selasa, 8 April 2014.

    Demokrat menggelar konvensi untuk menentukan calon presiden sejak September tahun lalu sampai April 2014. Sebelas orang mengikuti konvensi ini. Mereka adalah Ali Masykur Musa, Anies Baswedan, Dahlan Iskan, Dino Patti Djalal, Endriartono Sutarto, Gita Wirjawan, Hayono Isman, Irman Gusman, Marzuki Alie, Pramono Edhie Wibowo, dan Sinyo Harry Sarundajang.

    Pemenang dipilih berdasarkan hasil survei nasional. Namun penetapan sebagai calon presiden bergantung pada keputusan Majelis Tinggi Demokrat yang dipimpin oleh SBY. Bahkan, jika perolehan suara Demokrat anjlok, mereka harus siap ditetapkan menjadi calon wakil presiden.

    AMRI MAHBUB

    Terpopuler:
    Di TPS 27, Try Sutrisno Sebut Jokowi Pak Lurah
    Kata Agnes Soal Adegan Mesra di Coke Bottle
    Corby Ngaku Bersalah, Ini Reaksi Menteri Amir  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...