PBNU Akui Sudah Siapkan Kandidat Menteri ke Kabinet Jokowi

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj disaksikan Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar dan sejumlah menteri kabinet kerja seusai membuka konsolidasi jelang satu abad Nahdlatul Ulama (NU) dalam rangka hari lahir Ke-93 NU di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis 31 Januari 2019. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj disaksikan Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar dan sejumlah menteri kabinet kerja seusai membuka konsolidasi jelang satu abad Nahdlatul Ulama (NU) dalam rangka hari lahir Ke-93 NU di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis 31 Januari 2019. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Rais 'Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Miftachul Akhyar mengatakan pihaknya telah menyiapkan kader terbaik untuk diajukan sebagai menteri dalam Kabinet Kerja Joko Widodo periode 2019-2024.

    Baca juga: Soal Aktivis 98 Jadi Menteri, Adian Yakin Jokowi Sudah Kantongi Nama

    "Kalau siap, sejak dulu siap," kata Miftachul di Jakarta pada Minggu, 23 Juni 2019.

    Meski begitu, ia mengaku kader yang akan diajukan di Kabinet Kerja masih sekedar disiapkan dan belum tahu kepastiannya. "Cuma geraknya ini, kapan maju jalannya? Hanya siap saja, gak maju-maju jalankan geringgingan (kesemutan), ha-ha-ha," kata dia.

    Miftachul belum bersedia menyebut nama dan jumlah kader NU yang sudah disiapkan. Dia juga mengaku masih menunggu permintaan calon presiden Joko Widodo kepada NU untuk menyiapkan kader.

    "Nntilah, kalau namanya orang menyodorkan, kan bisa diambil semua, hahaha," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.