32 Ribu Polisi Dikerahkan Jaga Pengumuman Pemenang Pemilu 2019

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa dari Gerakan Rakyat Anti Pemilu Curang membawa boneka pocong saat mengikuti aksi protes di depan KPU Jawa Barat di Bandung, Rabu, 15 Mei 2019. Mereka juga meminta KPU bertanggung jawab atas kematian lebih dari 500 petugas KPPS saat bertugas. TEMPO/Prima Mulia

    Massa dari Gerakan Rakyat Anti Pemilu Curang membawa boneka pocong saat mengikuti aksi protes di depan KPU Jawa Barat di Bandung, Rabu, 15 Mei 2019. Mereka juga meminta KPU bertanggung jawab atas kematian lebih dari 500 petugas KPPS saat bertugas. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian akan mengerahkan 32 ribu personel aparat gabungan untuk mengamankan pengumuman pemenang Pemilihan Umum atau Pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang. Gedung Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu mendapatkan prioritas pengamanan.

    Baca juga: Hari Terakhir, Rekapitulasi Suara di DKI Belum Dilanjutkan

    “Utamanya di KPU dan Bawaslu, yang lainnya di obyek vital nasional,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo, di kantornya, Rabu, 15 Mei 2019.

    Dedi menuturkan personel dengan jumlah besar perlu diterjunkan mengingat adanya potensi ancaman keamanan menjelang 22 Mei. Bukan cuma untuk mengamankan kemungkinan massa yang berkumpul, tapi juga ancaman terorisme.

    Menurut Dedi, ancaman terorisme adalah hal yang paling dikhawatirkan kepolisian. Beberapa hari belakangan, kata dia, Detasemen Khusus 88 Antiteror telah membekuk sejumlah anggota kelompok teror Jamaah Ansharut Daulah jaringan Lampung dan Bekasi.

    Dari penangkapan itu, Densus menyita sejumlah bom yang diduga akan diledakkan pada 22 Mei. “Saat ini masih ada terduga pelaku yang dikejar,” katanya.

    Pengamanan di KPU saat pengumuman pemenang Pemilu 2019 akan dibagi dalam empat ring. Ring pertama berada di dalam Gedung KPU tempat para komisioner, peserta dan saksi menyaksikan penetapan pemenang Pemilu. Ring kedua masih berada di dalam Gedung KPU namun bukan ruangan utama. Ring tiga pengamanan berada di sekitar pagar gedung KPU sedangkan ring 4 berada di sepanjang jalan menuju KPU.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.