Bawaslu Kumpulkan Bukti Soal Surat Suara Tercoblos di Malaysia

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan saat berbicara kepada awak media di kantornya, Jakarta, Jumat, 31 Agustus 2018. Tempo/Syafiul Hadi

    Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan saat berbicara kepada awak media di kantornya, Jakarta, Jumat, 31 Agustus 2018. Tempo/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) masih mengumpulkan bukti mengenai surat suara tercoblos di Malaysia. Bawaslu akan mengambil keputusan setelah bukti terkumpul.

    Baca juga: Isu Surat Suara Tercoblos, TKN Kirim Delegasi ke Malaysia

    "Saat ini kami sedang mengumpulkan berbagai dokumen dan data hasil pengawasan di Malaysia," kata Ketua Bawaslu Abhan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 11 April 2019.

    Abhan mengatakan Bawaslu menerima laporan soal surat suara tercoblos itu dari petugasnya di Malaysia. Video temuan itu juga beredar di media sosial. Dalam video terlihat surat suara sudah tercoblos untuk Jokowi-Maruf Amin dan beberapa calon legislatif. Atas temuan itu, Bawaslu meminta pelaksanaan Pemilu 2019 di Malaysia dihentikan.

    Baca juga: Surat Suara Dicoblos, KPU Tunggu Laporan PPLN Malaysia

    Abhan mengatakan Bawaslu akan menyelidiki menyelidiki siapa pelaku dan modus kecurangan pemilu tersebut. Dia mengatakan Bawaslu akan mengambil keputusan terkait laporan surat suara tercoblos di Malaysia tersebut malam ini.

    "Sore atau malam ini ada keputusan kami, apa yang harus kami keluarkan tindakan, rekomendasi kami untuk kejadian itu," kata Abhan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.