Soal Caleg Demokrat Dukung Jokowi, Soekarwo: Ojok Tekon Iku

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Timur Soekarwo meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Negeri 2 Surabaya, Jawa Timur, 2 April 2018. Sebanyak 222.264 pelajar dari 1.885 lembaga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Jawa Timur mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK). ANTARA FOTO/Didik Suhartono

    Gubernur Jawa Timur Soekarwo meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Negeri 2 Surabaya, Jawa Timur, 2 April 2018. Sebanyak 222.264 pelajar dari 1.885 lembaga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Jawa Timur mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK). ANTARA FOTO/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo optimistis jumlah kursi yang bakal diraih partainya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur bertambah. Pada pemilu 2014, Demokrat meraih 13 kursi. Perolehan kursi ini sama dengan yang didapat Partai Gerindra.

    Baca juga: AHY Instruksikan Caleg Demokrat Berkampanye ke Warung Kopi

    “Saya optimistis bakal bertambah, pemilu (2019) ini kan persiapan kampanyenya makin baik. Minimal tambah dua,” kata Soekarwo usai menerima gelar doctor honoris causa bidang ilmu pendidikan Islam di Sport Center Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Rabu, 27 Maret 2019.

    Namun Soekarwo langsung bungkam saat ditanya soal kecenderungan calon legislator Partai Demokrat di Jawa Timur yang mendukung calon presiden Joko Widodo ketimbang Prabowo Subianto. Padahal dalam koalisi nasional, Demokrat berada di blok Prabowo – Sandiaga.

    Soekarwo pun buru-buru menghindar sambil menepis lengan Tempo. “Wis ojok tekon iku, aku emoh njawab (sudah jangan bertanya masalah itu, saya tidak mau menjawab),” ucap mantan gubernur itu.

    Pada 2 Maret lalu di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Soekarwo mengatakan bahwa berdasarkan suvei yang dilakukan enam bulan lalu, 86 persen caleg Partai Demokrat Jawa Timur mendukung Jokowi. Adapun 14 persen sisanya ke Prabowo.

    Soekarwo mengaku akan mementingkan kebutuhan partai lebih dahulu dalam pemilu 17 April nanti ketimbang pemilihan presiden. “Perintah partai sudah diputuskan, fokusnya pada pemenangan partai dan pileg,” kata tokoh yang akrab disapa Pakde Karwo itu.

    Komandan Komando Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, yang juga datang pada penganugerahan gelar doctor honoris causa pada Soekarwo, mengatakan bahwa Demokrat makin giat mematangkan persiapan pemilu di seluruh tanah air. Sebagai Komandan Kogasma, kata AHY, ia member atensi besar pada wilayah Jawa, khususnya Jawa Timur.

    Baca juga: AHY Ingin Demokrat Dapat Lebih dari 10 Persen Suara Pemilu 2019

    Menurut putra sulung mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu, Jawa Timur provinsi yang sangat penting bagi Demokrat. Tak hanya dari segi demografi punya penduduk yang besar, tapi juga kompleksitas isu, permasalahan dan dinamika yang terjadi benar-benar bisa merepresentasikan Indonesia secara keseluruhan.

    “Kami optimis dari Jawa Timur Partai Demokrat bisa kembali bangkit, untuk bisa mengisi parlemen, baik tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Karena kami bertekad mencetak legislator tangguh yang bisa memperjuangkan nasib dan masa depan rakyat kita, terutama mereka yang terkategori miskin dan kurang mampu,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.