Kapolda Jateng: Solo Raya Prioritas Pengamanan Pemilu 2019

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono, dan Pangdam IV Diponegoro Jaswandi melakukan salam komando usai melaksanakan Apel Konsolidasi dalam persiapan menghadapi demo 2 Desember mendatang di Lapangan Pancasila, Simpanglima, 28 November 2016. Dalam apel konsolidasi ini Kapolda mengeluarkan maklumat yang ditujukan kepada peserta demo agar menghormati hak orang lain dan dilarang membawa senjata tajam. Budi Purwanto

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono, dan Pangdam IV Diponegoro Jaswandi melakukan salam komando usai melaksanakan Apel Konsolidasi dalam persiapan menghadapi demo 2 Desember mendatang di Lapangan Pancasila, Simpanglima, 28 November 2016. Dalam apel konsolidasi ini Kapolda mengeluarkan maklumat yang ditujukan kepada peserta demo agar menghormati hak orang lain dan dilarang membawa senjata tajam. Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengatakan kawasan Solo Raya merupakan daerah prioritasnya dalam pengamanan Pemilu 2019 di wilayah Polda Jateng.

    "Karena di Solo dan sekitarnya intensitas kegiatan selama Pemilu 2019 paling banyak, baik untuk pasangan calon (paslon) nomor 01 maupun 02,” kata Kapolda usai acara Simulasi Sispamkota di De Tjolomadoe Karanganyar, Rabu, 13/3.  Dengan penetapan prioritas itu, potensi terjadinya gesekan dapat diantisipasi.

    Menurut Kapolda  prioritas berikutnya Solo dan sekitarnya, adalah Kedu dan Banyumas. Dia mengatakan dari hasil simulasi Sispamkota, baik anggota TNI maupun Polri sudah profesional melaksanakan tupoksinya bersama pemerintahan daerah.

    Mereka melaksanakan tugas sesuai tahapan-tahapannya. "Kami melaksanakan tupoksi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) atau protap penanganan sesuai ketentuan."

    Kapolda telah menyiapkan pasukan sebanyak 23.600 personel, didukung anggota TNI sekitar 14 ribu personel untuk pengamanan Pemilu 2019.

    Menyinggung soal ancaman terorisme, Densus 88 diklaim telah bersiaga dan Satgas Intelejen juga melakukan monitoring pergerakan. "Jika muncul pergerakan, kami sudah menyiapkan pasukan yang menangani kasus itu," kata dia.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.