Kronologi Penghentian Kasus Ketua PA 212 Slamet Maarif

Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif saat berbicara kepada awak media di Hotel Gren Alia Cikini, Jakarta, Kamis, 25 Oktober 2018. TEMPO/Syafiul Hadi

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menghentikan penanganan kasus dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh Ketua Umum Persaudaraan Alumni  atau PA 212 Slamet Maarif. Penghentian kasus itu berdasarkan rekomendasi beberapa pihak.

Baca juga: Minta Mundur, Ketua PA 212 Slamet Maarif Batal Diperiksa Hari Ini

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Tengah Komisaris Besar Agus Triatmaja menyebut tenggat waktu penyidikan kasus itu telah habis. "Penyidik hanya memiliki waktu 14 hari kerja untuk menangani kasus ini," kata dia, Selasa 26 Februari 2019.

Hanya saja, polisi belum melakukan pemeriksaan terhadap tersangka hingga tenggat waktu itu habis. Seperti diketahui. Slamet mangkir dalam dua panggilan yang dilayangkan polisi. Saat panggilan kedua, Slamet tidak hadir dengan alasan sakit flu dan tekanan darah tinggi.

Menurut Agus, penyidik sebenarnya bisa tetap melimpahkan kasus itu ke kejaksaan meski tanpa pemeriksaan tersangka. Namun polisi memilih untuk berkoordinasi dengan posko Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk mengambil keputusan.

Gakkumdu yang terdiri atas unsur Bawaslu, kepolisian dan kejaksaan juga menghadirkan Komisi Pemilihan Umum untuk dimintai pendapat. "KPU dihadirkan sebagai ahli," katanya. Akhirnya, mereka mengambil mufakat bahwa kasus itu tidak dilanjutkan.

Agus menyebut ada beberapa alasan yang mengemuka dalam rapat tersebut. "Mens rea atau niat belum bisa dibuktikan lantaran tersangka belum bisa diperiksa," katanya. Sedangkan perwakilan dari KPU sendiri masih bersilang pendapat mengenai adanya unsur kampanye dalam kasus itu.

Agus menegaskan bahwa penghentian kasus tersebut telah menjadi kesepakatan dari semua unsur dalam Gakkumdu. "Sebenarnya bisa lanjut, tapi akhirnya semua sepakat untuk dihentikan," katanya.

Baca juga: Kubu Jokowi Minta Ketua PA 212 Tersangka Tak Dikaitkan Anti-Islam

Sebelumnya, Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif disangka melanggar pasal 280 Undang Undang tentang Pemilu. Pasal tersebut mengatur tentang larangan kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh penyelenggara pemilu. Atas pelanggaran itu, Slamet diancam pidana penjara maksimal satu tahun dan denda maksimal Rp12 juta (pasal 492 UU Pemilu), atau penjara dua tahun dan denda paling banyak Rp24 juta (pasal 521 UU Pemilu).






Kapolda Metro Mau Pindahkan Lokasi Demonstrasi Karena Banyak Warga Terganggu Penutupan Jalan

6 hari lalu

Kapolda Metro Mau Pindahkan Lokasi Demonstrasi Karena Banyak Warga Terganggu Penutupan Jalan

Kapolda Metro Fadil Imran mau memindahkan lokasi demonstrasi agar tidak perlu lagi melakukan penutupan jalan dan tak perlu menurunkan banyak polisi.


FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

7 hari lalu

FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

FPI dan PA 212 menggelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda menolak kenaikan harga BBM. Mereka juga menuntut pemerintah menurunkan harga bahan pokok.


Istana Bantah Jokowi Hari Ini Berkantor di Bogor Karena Demo PA 212

7 hari lalu

Istana Bantah Jokowi Hari Ini Berkantor di Bogor Karena Demo PA 212

Istana membantah Jokowi di Bogor karena ada demo PA 212 yang dilakukan di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.


Demo Tolak Harga BBM Naik di Istana, Polisi Siapkan 3.800 Personel

7 hari lalu

Demo Tolak Harga BBM Naik di Istana, Polisi Siapkan 3.800 Personel

Sebanyak 3.800 personel keamanan dikerahkan untuk bersiaga di beberapa titik demo.


Ada Demo PA 212 di Istana, Polisi Lakukan Pengalihan Arus

7 hari lalu

Ada Demo PA 212 di Istana, Polisi Lakukan Pengalihan Arus

Polda Metro Jaya melakukan pengalihan arus lalu lintas karena ada demonstrasi menolak harga BBM naik di sekitar Istana Negara.


Presiden Jokowi Dituding Menghindar dari Demo Penolakan Kenaikan BBM, Ini Kata KSP

17 hari lalu

Presiden Jokowi Dituding Menghindar dari Demo Penolakan Kenaikan BBM, Ini Kata KSP

Ali Mochtar Ngabalin menyatakan agenda kunjungan kerja Presiden Jokowi telah diagendakan sejak jauh-jauh hari.


Ngabalin Klaim KSP Bakal Terima PA 212 Jelaskan Soal Kenaikan BBM

17 hari lalu

Ngabalin Klaim KSP Bakal Terima PA 212 Jelaskan Soal Kenaikan BBM

Selain PA 212, Ngabalin menyebut pihaknya juga siap menerima demonstran dari unsur mahasiswa dan masyarakat untuk jelaskan soal kenaikan harga BBM.


KSP Akan Terima Demonstran PA 212 Untuk Menjelaskan Soal Kenaikan Harga BBM

17 hari lalu

KSP Akan Terima Demonstran PA 212 Untuk Menjelaskan Soal Kenaikan Harga BBM

Ali Mochtar Ngabalin menyatakan KSP akan bertemu dengan PA 212 dan mahasiswa yang menggelar demonstrasi pada Senin kemarin.


Terpopuler Metro: PA 212 Turun ke Jalan Tolak Kenaikan Harga BBM dan 5 Provokator Demo Ditangkap

17 hari lalu

Terpopuler Metro: PA 212 Turun ke Jalan Tolak Kenaikan Harga BBM dan 5 Provokator Demo Ditangkap

Berita soal demo menolak kenaikan harga BBM mendominasi berita terpopuler di kanal metro. Berbagai kelompok masyarakat menentang harga BBm naik.


Ricuh Dipicu Terduga Copet, Jurnalis Tempo Diintimidasi Massa Aksi PA 212

18 hari lalu

Ricuh Dipicu Terduga Copet, Jurnalis Tempo Diintimidasi Massa Aksi PA 212

Jurnalis Tempo dan sejumlah media lainnya diintimidasi ketika meliput aksi demonstrasi di Patung Kuda oleh peserta aksi PA 212.