KPU: Surat Suara Pemilu Sudah Tercetak Sekitar 360 Juta Lembar

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan pengecekan kualitas surat suara Pilpres 2019 saat pencetakan surat suara di Jakarta, Minggu, 20 Januari 2019. ANTARA

    Petugas melakukan pengecekan kualitas surat suara Pilpres 2019 saat pencetakan surat suara di Jakarta, Minggu, 20 Januari 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengklaim telah mencetak sebanyak 360 juta lebih surat suara untuk Pemilu 2019. Komisioner KPU Ilham Sahputra mengatakan surat suara yang tercetak hingga saat ini telah melebihi target capaian KPU.

    Baca: Surat Suara Pemilu Discreening 3 Kali Sebelum Didistribusikan

    "Sekarang saja hitungan kami untuk percetakan per harinya itu sudah lebih," ujar Ilham di kantor KPU, Jakarta, Jumat, 15 Februari 2019.

    Ilham menuturkan, rata-rata KPU bisa mencetak surat suara lebih dari target per hari. Menurut dia, ada kelebihan sekitar 9 persen dari target 100 persen percetakan surat suara setiap hari. "Jadi malah melebihi target kami. Alhamdulillah kami bersyukur semoga tak ada masalah-masalah yang kemudian membuat proses ini jadi tertunda," katanya.

    ADVERTISEMENT

    Menurut Ilham, KPU memprioritaskan percetakan surat suara untuk daerah-daerah yang jangkauannya sulit dan jauh. Contohnya, kata dia, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Papua. "Beberapa tempat di Papua sudah masuk lewat kapal laut, walau belum semua tapi sekarang bertahap kami penuhi," ucapnya.

    Baca: Bawaslu, KPU, Polisi Awasi Pengamanan Surat Suara 24 Jam Sehari

    Ilham menuturkan, masih ada beberapa daerah yang surat suaranya belum dicetak sama sekali. Wilayah tersebut seperti Provinsi DI Yogyakarta, daerah ini oleh KPU dianggap belum perlu diprioritaskan. "Karena daerah-daerah tersebut kami anggap dekat, seperti Yogyakarta, secara geografis juga tak ada masalah. Jadi itu belakangkan," tuturnya.

    KPU mulai mencetak surat suara untuk pemilu sejak 20 Januari 2019. Pencetakan surat suara dilakukan oleh enam konsursium di 15 lokasi di seluruh Indonesia, yaitu PT Gramedia, PT Aksara Grafika Pratama, PT Temprina Media Grafika Surabaya, PT Puri Panca Pujibangun, dan PT Adi Perkasa Makassar.

    Surat suara yang dicetak sebanyak 939.879.651 lembar. Surat suara dicetak dalam lima model, yaitu surat suara presiden dan wakil presiden, surat suara DPR RI, surat suara DPD, surat suara DPRD provinsi dan surat suara DPRD kabupaten/kota.

    Baca: Kode Rahasia dan Pengamanan Berlapis Cetak Surat Suara Pemilu

    Adapun, KPU menargetkan surat suara ini selesai dicetak sekitar dua pekan sebelum pemungutan suara pada 17 April 2019. "Target kami 27 Maret sudah selesai," tuturnya.

    SYAFIUL HADI | TAUFIQ SIDDIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?