KPU Gorontalo Bentuk Tim Khusus Menangkal Hoaks Pemilu

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja merangkai kotak suara kardus di Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, Cibeurem, Jawa Barat, Jumat 1 Februari 2019. KPU Kota Tasikmalaya menyatakan kesiapan logistik Pemilu 2019 sudah mencapai 90 persen, diantaranya dengan 10.410 kotak suara dan 4.325 bilik suara yang telah tersedia untuk nantinya didistribusikan ke 2.063 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 10 kecamatan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

    Pekerja merangkai kotak suara kardus di Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, Cibeurem, Jawa Barat, Jumat 1 Februari 2019. KPU Kota Tasikmalaya menyatakan kesiapan logistik Pemilu 2019 sudah mencapai 90 persen, diantaranya dengan 10.410 kotak suara dan 4.325 bilik suara yang telah tersedia untuk nantinya didistribusikan ke 2.063 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 10 kecamatan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota KPU Provinsi Gorontalo Sophian Rahmola mengatakan lembaganya telah membentuk tim untuk menangkal berita bohong atau hoaks di media sosial. Tim tersebut dibentuk karena KPU mencium adanya upaya mendelegitimasi kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara Pemilu.

    "Saat ini begitu banyak informasi hoaks pemilu yang sengaja disebarkan, sehingga kami melakukan langkah taktis untuk mengantisipasi informasi bohong tersebut agar tidak meresahkan masyarakat," kata Sophian yang menjabat Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, di Gorontalo, Senin, 4/2.

    Tugas tim adalah membuat dan menyebarkan informasi dan klarifikasi atas setiap berita bohong terkait penyelenggaraan pemilu yang beredar. Klarifikasi yang diberikan dirilis dalam bentuk desain gambar infografi, yang disebar lewat akun resmi media sosial dan laman KPU Provinsi Gorontalo, dalam kolom khusus "Hoax Pemilu".

    Untuk meningkatkan kepercayaan public, kata dia, penyelenggara harus menunjukan kinerja yang baik. “Serta memberikan informasi yang edukatif dalam setiap sosialisasi yang dilakukan oleh KPU," kata dia.

    Tidak hanya persoalan hoaks pemilu, saa ini ada upaya serangan kepada perangkat KPU atau infrastruktur pada sistem informasi berbasis aplikasi. Menurut dia, hasil bimbingan teknis (Bimtek) sistem informasi data pemilih (Sidalih) dan Keamanan Sistem Informasi Pemilu 2019 yang digelar di Surabaya, akan diterapkan di seluruh KPU kabupaten dan kota se-Gorontalo, hingga penyelenggara tingkat bawah.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.