12 Parpol Laporkan Sumbangan Dana Kampanye, Jumlah: Nol Rupiah

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebanyak 16 partai politik tingkat nasional peserta Pemilu 2019 telah menyerahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu, 2 Januari 2018. Berikut daftar dana parpol peserta Pemilu 2019.

    Sebanyak 16 partai politik tingkat nasional peserta Pemilu 2019 telah menyerahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu, 2 Januari 2018. Berikut daftar dana parpol peserta Pemilu 2019.

    TEMPO.CO, Sabang - Sebanyak 12 partai politik peserta Pemilihan Umum (Pemilu) Anggota DPRD Kota Sabang, Provinsi Aceh, telah menyampaikan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK). Jumlah yang mereka laporkan sama, yakni nol rupiah.

    “Saldonya nihil,” kata anggota KIP Kota Sabang Akmal Said di Sabang, Selasa, 8/1. "Semua peserta pemilu di Sabang melaporkan LPSDK pada tanggal 2 Januari 2019.”

    LPSDK untuk tim kampanye pasangan calon presiden/wakil presiden dan calon anggota DPRD Kota Sabang, kata dia, saldonya juga nihil. "Semuanya menyampaikan LPSDK nihil, ya, saya mengimbau tim dan semua peserta pemilu melaporkan dana kampanye sesuai dengan pengeluaran," kata dia.

    Setiap parpol peserta pemilu wajib melaporkan dana kampanye sebagaimana PKPU Nomor 24 Tahun 2018 tentang Dana Kampanye Pemilihan Umum. Pemilu serentak akan berlangsung pada tanggal 17 April 2019.

    Tahapan berikutnya adalah laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK) pada hari Jumat (25 April) dan Sabtu (26 April) dan penyampaian LPPDK pada kantor akuntan publik (KAP). "Kami akan menyampaikan LPPDK ke kantor akuntan publik untuk proses audit,” kata Akmal.

    Audit itu, kata dia, dilaksanakan oleh auditor akuntan publik yang ditetapkan KPU RI dan KIP Aceh.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gaji Gubernur dan Perbandingan Luas Jawa Tengah dengan Malaysia

    Dalam Debat Pilpres 2019 pertama pada 17 Januari 2019, Prabowo Subianto menyinggung besaran gaji gubernur dengan mengambil contoh Jawa Tengah.