Rabu, 17 Oktober 2018

Punya Sepuluh Bacaleg Artis, PDIP: Kami Tak Sembarang Merekrut

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto berbicara kepada wartawan usai membuka acara lokakarya di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 9 Juli 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto berbicara kepada wartawan usai membuka acara lokakarya di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 9 Juli 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan merekrut artis atau figur publik menjadi calon anggota legislatif. Hasto mengatakan partainya merekrut artis atau publik figur dengan mempertimbangkan kompetensi.

    "Kami tidak merekrut sembarang artis. Yang kami rekrut mereka yang punya track record dan kompetensi," kata Hasto di kantor Dewan Pengurus Pusat PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu, 18 Juli 2018.

    Baca: Tak Tahu Dijadikan Caleg, Kapitra Ampera Bakal Temui PDIP

    PDIP mendaftarkan setidaknya sepuluh artis sebagai calon anggota legislatif, yakni Krisdayanti yang akan maju dari daerah pemilihan Jawa Timur V, Katon Bagaskara dari dapil Yogyakarta, Harvey Malaiholo dari dapil Papua Barat, Ian Kasela dari dapil Kalimantan Selatan, dan Jeffry Woworuntu yang akan maju dari dapil Maluku. Ada pula artis yang menjadi bacaleg muda, yakni Angel Karamoy dan Kirana Larasati.

    PDIP juga mencalonkan Koeswoyo bersaudara, yakni Chicha dan Sari Yok Koeswoyo. Keduanya akan maju dari dapil DKI Jakarta. Hasto menambahkan, PDIP juga mencalonkan Iis Sugianto, penyanyi kawakan yang populer di era 1980-an.

    "Karena kami lihat, kami memerlukan sosok yang masuk ke hatinya ibu-ibu, dengan berbagai kenangan masa lalu untuk ditampilkan, itu Iis Sugianto," ujar Hasto.

    Baca: Pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, Jadi Caleg PDIP

    Hasto mengatakan, partainya mempertimbangkan rekam jejak dan kompetensi para figur publik itu dalam memperkuat narasi cinta tanah air melalui seni dan kebudayaan. Dia menegaskan partai tak menggaet artis demi efek elektoral semata.

    Hasto mencontohkan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bahkan sudah menitipkan misi untuk Krisdayanti. Kata Hasto, Megawati mewanti-wanti agar KD, panggilan akrab Krisdayanti, membangkitkan kebudayaan di Jawa Timur, terutama di Malang Raya yang merupakan dapilnya.

    "Dapil Malang Raya juga pusat kesejarahan kita. Di situlah Singosari sebagai cikal bakal Majapahit. Maka misi kebudayaan ini juga diemban," kata Hasto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.