Selasa, 11 Desember 2018

Relawan Jokowi-JK Subang Emoh Geruduk KPU  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria yang mirip Jokowi memberikan salam dua jari kepada pendukung saat menghadiri panggung rakyat dalam kampanye pilpres di Bundaran HI, Minggu (22/6). TEMPO/Dasril Roszandi

    Seorang pria yang mirip Jokowi memberikan salam dua jari kepada pendukung saat menghadiri panggung rakyat dalam kampanye pilpres di Bundaran HI, Minggu (22/6). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Subang - Tim relawan pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla di Subang, Jawa Barat, tidak akan mengerahkan massa buat menyaksikan hasil penghitungan suara pemilu presiden yang akan digelar di kantor KPU, Jakarta, Selasa, 22 Juli 2014.

    "Enggak, kami semua tetap di tempat saja," kata ketua tim relawan pemenangan Jokowi-JK Kabupaten Subang, Ojang Sohandi, saat ditemui Tempo setelah menyaksikan gelar pasukan pengamanan Lebaran di Markas Polres Subang, Senin, 21 Juli 2014.

    Menurut Bupati Subang itu, yang menyaksikan hasil rekapitulasi suara nasional di KPU cukup perwakilan tim pemenangan Jokowi-JK pusat. "Kami percayakan sepenuhnya kepada mereka," ujarnya. (Baca: Jokowi Jamin Tak Ada Pengerahan Massa 22 Juli)

    Dia meyatakan keyakinannya bahwa proses hasil rekapitulasi di KPU akan berjalan aman dan lancar. "Kan tingkat pengamanan yang dilakukan Polri dibantu TNI sudah begitu ketat," Ojang memberikan alasan.

    Ia juga berkeyakinan bahwa pasangan yang diusung poros Partai Demokrasi Indonesia itu diyakini akan memenangi pilpres.

    Sebab, tutur Ojang, sesuai dengan hasil penghitungan sementara di 33 provinsi, pasangan Jokowi-JK sudah unggul di 23 provinsi dengan raihan suara lebih dari 53 persen.

    Di Subang sendiri, pasangan Jokowi-JK menang dengan 51,94 persen suara atau unggul di 16 kecamatan. Adapun pasangan Probowo-Hatta meraup 48,06 persen suara atau unggul di 14 kecamatan dari 30 kecamatan yang ada di Subang.

    NANANG SUTISNA

    Terpopuler:
    Deklarasi Ansharul Khilafah Dukung ISIS Dibubarkan
    Dahlan Iskan Tak Berpikir Jadi Menteri Lagi 
    Jokowi Batal Balik Jadi Gubernur Jika Ini Terjadi 
    Karena Comal, Pemudik Diminta Berangkat Hari Ini
    Laba Adira Finance Anjlok 40,12 Persen 
    Jembatan Comal Beroperasi Tiga Hari Lagi  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.