Mahfud Md.: Dua Capres Sama-sama Curang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahfud MD, former Contitutional Court after press conference related  bid becomes the winning team leader Prabowo-Hatta at MMD Initiative, Jakarta (5/22). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Mahfud MD, former Contitutional Court after press conference related bid becomes the winning team leader Prabowo-Hatta at MMD Initiative, Jakarta (5/22). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Surabaya - Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Mahfud Md., mengatakan kedua pasangan calon peserta pemilihan presiden sama-sama melakukan kecurangan.

    "Sama-sama ada curanglah jika Anda bisa menyebut di suatu tempat itu Prabowo yang curang di tempat lain Jokowi yang curang," kata Mahfud saat ditemui di Bandara Juanda, Kamis dinihari, 17 Juli 2014.

    Menurut Mahfud, hal tersebut adalah suatu hal yang biasa terjadi pada saat pilpres seperti saat ini. Akan tetapi, dia mengaku bahwa tindak-tindak kecurangan seperti itu bukan merupakan kebijakan tim kampanye. "Itu karena pendukung-pendukung di bawah aja kreatif. Sama-sama ada, kan," katanya. (Baca: Pengguna Twitter Unggah Kecurangan Pilpres)

    Jika ada yang bilang Prabowo-Hatta dapat suara 100 persen di Sampang, kata Mahfud, sebetulnya hal tersebut juga terjadi di Bali, di mana di lima kecamatan Prabowo-Hatta mendapatkan suara nol. "Di Papua, lima kecamatan, suara Prabowo dapat nol, sama saja," katanya.

    Karena itu, Mahhfud menegaskan sekali lagi bahwa kedua belah pihak sama-sama melakukan kecurangan. Hanya, nanti dilihat bagaimana kecurangan tersebut berpengaruh signifikan terhadap perolehan suara.

    Saat ini sedang ramai diperbincangkan beberapa TPS yang berada di Kabupaten Bangkalan dan Sampang bahwa pasangan Jokowi-JK mendapatkan suara nol. Hal ini bahkan membuat Sekjen DPP PDIP yang juga Ketua Tim Pemenangan Nasional, Tjahjo Kumolo, memantau secara langsung proses rekapitulasi di KPUD Bangkalan kemarin.

    EDWIN FAJERIAL

    Berita Terpopuler:
    Tri Karya Usulkan Tiga Nama Pengganti Ical 
    Pamer Busana Muslimah, Syahrini Di-bully Netizen 
    Kiper Oblak Bergabung ke Atletico Madrid 
    Hanya 15 Persen Peserta SBMPTN Diterima di PTN  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.