Senin, 17 Desember 2018

Partai Demokrat Gelar Uji Publik Capres Peserta Konvensi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) selaku Ketua Umum Partai Demokrat berfoto bersama dengan peserta  Konvensi Capres Partai Demokrat saat Debat Bernegara di Bogor, Jabar (3/3). Debat bernegara kali ini mengusung tema Hubungan Internasional dan Kesejahteraan Rakyat. ANTARA/pras

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) selaku Ketua Umum Partai Demokrat berfoto bersama dengan peserta Konvensi Capres Partai Demokrat saat Debat Bernegara di Bogor, Jabar (3/3). Debat bernegara kali ini mengusung tema Hubungan Internasional dan Kesejahteraan Rakyat. ANTARA/pras

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia konvensi Partai Demokrat merencanakan menggelar uji publik terhadap sebelas calon presiden peserta konvennsi pada Minggu, 27 April 2014. "Para peserta konvensi akan melakukan debat terbuka," kata sekretaris panitia konvensi, Suaidi Marasabessi, saat dihubungi, Kamis, 24 April 2014.

    Menurut Suaedi, debat publik akan dilakukan di Hotel Sahid, Jakarta. Acara dimulai pukul 10.00 WIB. Seusai debat publik, panitia akan menggelar survei di seluruh Indonesia untuk menguji elektabilitas peserta.

    Selain survei terhadap sebelas nama peserta konvensi, Demokrat juga akan menguji elektabilitas sejumlah calon presiden dari partai politik lain, seperti Joko Widodo, Prabowo Subianto, dan Aburizal Bakrie. "Nanti akan diketahui, apakah elektabilitas peserta konvensi mampu bersaing dengan capres yang sudah ada," ujar Suaedi.

    Suaedi menjelaskan, hasil survei akan dijadikan rujukan oleh Demokrat guna menentukan sikap menghadapi pilpres. Saat ini ada tiga skenario besar yang disiapkan partai itu, yaitu ikut bergabung dengan salah satu poros, membentuk poros keempat, atau menjadi oposisi. "Sikap kami baru akan diketahui setelah mengkaji hasil survei," tuturnya.

    Berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, kata Suaedi, Partai Demokrat mengantongi sekitar 10 persen suara. Dengan hasil itu, Demokrat masih punya kans untuk membangun koalisi. Namun hingga kini partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono itu belum menentukan langkah karena masih melihat dinamika politik yang berkembang beberapa pekan ke depan. (Baca: Partai Demokrat Deklarasikan Koalisi pada 19 Mei)  

    Pengamat politik dari Pol Tracking Institute, Hanta Yuda, mengatakan, bila Demokrat jadi mengusung calon presiden, tak tertutup kemungkinan sejumlah partai Islam, seperti PPP, PAN, dan PKB, akan ikut bergabung ke Demokrat.



    IRA GUSLINA SUFA


    Berita Terpopuler:
    Prak! Moeldoko Banting Jam Tangan Palsunya
    Hadi Poernomo: Saya Menikahi Anak 'Wong Sugih'  
    PPP Islah, Dukungan untuk Mahfud Md. Menguat
    Ahlul Bait: Syiah Sesat Hanya Mitos  
    Korupsi E-KTP, KPK Geledah Ruang Menteri Gamawan  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".