Iklan Tumpeng PDIP Jadi Bulan-bulanan Publik  

Editor

Bobby Chandra

image-gnews
Suasana kampanye PDI Perjuangan mensosialisasikan Calon Legislatif, di Lapangan Tri Lomba Juang, Semarang, Jawa Tengah (27/3). PDIP bertekad memenangkan Pemilu 2014 dengan menjanjikan pengurangan kemiskinan dan  membuka lapangan kerja. TEMPO/Budi Purwanto
Suasana kampanye PDI Perjuangan mensosialisasikan Calon Legislatif, di Lapangan Tri Lomba Juang, Semarang, Jawa Tengah (27/3). PDIP bertekad memenangkan Pemilu 2014 dengan menjanjikan pengurangan kemiskinan dan membuka lapangan kerja. TEMPO/Budi Purwanto
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Iklan kampanye Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan berjudul tumpeng nasi kuning menjadi bulan-bulanan di media sosial begitu tayang di televisi. Tema nasionalisme pangan yang diusung partai itu dianggap tak sesuai dengan keputusan menjual sejumlah aset negara ketika Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menjadi presiden pada 2001-2004. 

“Kami juga sedang kaget karena muncul serangan baru,” kata Iman Brotoseno, juru kampanye partai itu di media sosial, Rabu, pekan lalu. Pukulan baru itu berhubungan dengan sepatu Nike yang dikenakan Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Puan Maharani. Putri Megawati itu mengenakannya ketika berkampanye di Medan pada pertengahan Maret lalu. (Baca: PDIP Janji Tak Serang Balik Prabowo).  

Pemakaian sepatu merek luar negeri itu dicibir tidak nasionalis, yang lagi-lagi bertentangan dengan jargon kampanye. Menurut Iman, jawaban terhadap tuduhan itu sangat mudah. Menurut dia, pabrik sepatu Nike berada di Tangerang, Banten, yang mempekerjakan banyak tenaga orang Indonesia. “Maka menggunakan sepatu itu justru menghidupi bangsa sendiri,” ia mengklaim.

Mendekati waktu pemungutan suara 9 April, jargon partai-partai semakin deras mengalir. Kampanye yang melibatkan massa besar digelar di berbagai kota. Di Jakarta, setidaknya dua partai telah berkampanye di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, yang berkapasitas 80 ribu orang. Partai Keadilan Sejahtera mengklaim telah “memutihkan Jakarta” dengan memenuhi stadion itu tiga pekan lalu. (Baca: Prabowo dan Jokowi Saling Serang, Siapa Diuntungkan?).   

Sepekan kemudian, Partai Gerakan Indonesia Raya melakukan kegiatan serupa. Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto berbusana layaknya Sukarno, dilengkapi keris, dan menunggang kuda. Para peserta pemilu juga berjejalan di layar televisi, dengan memasang aneka reklame. Menurut sejumlah jajak pendapat, media penyiaran itu sumber informasi utama bagi pemilih untuk mengetahui suatu partai.

Iklan
image-banner
Scroll Untuk Melanjutkan

Tak aneh, hampir semua partai memasang iklannya di televisi. Politikus pemilik stasiun televisi pun kerap memajang reklame di media miliknya. Di dunia maya, saling serang antar-pendukung partai pun memuncak. Antara lain dengan munculnya video dan foto Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie yang bepergian menggunakan jet pribadi ke Maladewa bersama koleganya, Aziz Syamsuddin, serta Marcella dan Olivia Zalianty. (Baca juga: Ahok Curhat Soal Jokowi yang Fokus Berkampanye). 

Karena media sosial dianggap cukup efektif menggaet suara, sejumlah partai menyewa juru propaganda alias buzzer. Iman merupakan juru propaganda yang direkrut oleh partai banteng moncong putih. Ia bekerja di bawah arahan Puan Maharani, kemudian mengajak pemilik akun Twitter dan komunitas blogger yang pengikutnya di atas 2.000 orang.

Menurut Iman, pemilih di jejaring sosial terlalu banyak untuk ditinggalkan. Sekitar 40 juta pemilih muda yang apolitis ada di sana. Menjaring pemilih di dunia maya juga dinilai lebih efektif ketimbang kampanye di alun-alun. Kampanye terbuka maksimal melibatkan 10 ribu orang. Sedangkan 10-15 buzzer bisa menjangkau 1,5 juta akun Twitter. "Biasanya di-retweet sebanyak 3,5 juta kali," kata blogger ini.

TIM TEMPO
 

Iklan


Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


54 Tahun Prananda Prabowo, Profil Putra Megawati dan Perannya di PDIP

5 hari lalu

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (tengah), bersama Ketua DPP Puan Maharani (kiri), Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi Prananda Prabowo (kanan) yang juga anak-anaknya berpegangan tangan saat berfoto bersama dalam penutupan Rakernas III PDI Perjuangan di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis, 8 Juni 2023. Rakernas III PDI Perjuangan itu menghasilkan 17 poin rekomendasi eksternal seperti visi-misi Capres-Cawapres dari PDIP, dan memerintahkan seluruh kader Partai menangkan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. TEMPO/M taufan Rengganis
54 Tahun Prananda Prabowo, Profil Putra Megawati dan Perannya di PDIP

Prananda Prabowo putra Megawati Soekarnoputri, organisatoris PDIP yang pernah dipuji Jokowi, genap berusia 54 tahun pada 23 April 2024.


Kisah Jokowi Pernah Siapkan Ganjar Maju Pilpres 2024, Lantas Balik Badan

6 hari lalu

Presiden Jokowi bersama dengan capres dari PDIP Ganjar Pranowo pulang bersama-sama ke Solo menggunakan Pesawat Kepresidenan, Jumat, 21 April 2023. Sumber Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Kisah Jokowi Pernah Siapkan Ganjar Maju Pilpres 2024, Lantas Balik Badan

Ganjar Pranowo menerima hasil putusan MK yang menolak permohonan PHPU kubunya. Dulu, Jokowi pernah menyiapkannya maju capres di Pilpres 2024.


PDIP Usung Ganjar Pranowo Jadi Calon Presiden di Depan Jokowi Setahun Lalu

8 hari lalu

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyematkan peci kepada calon Presiden 2024 yang diajukan PDI Perjuangan Ganjar Pranowo disaksikan Presiden Joko Widodo (kiri) di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat 21 April 2023. PDI Perjuangan resmi menetapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024. ANTARA FOTO/Monang/mrh
PDIP Usung Ganjar Pranowo Jadi Calon Presiden di Depan Jokowi Setahun Lalu

Setahun yang lalu PDIP mengusung Ganjar Pranowo menjadi calon presiden, disaksikan Jokowi. Berikut kilas balik peristiwanya.


Kata Gerindra Soal Rekonsiliasi dengan PDIP dan Wacana Pertemuan Prabowo-Megawati

18 hari lalu

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (dua dari kanan) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu, 24 Juli 2019. Megawati didampingi oleh kedua anaknya, Puan Maharani (kiri) dan Prananda Prabowo (kanan). TEMPO/Muhammad Hidayat
Kata Gerindra Soal Rekonsiliasi dengan PDIP dan Wacana Pertemuan Prabowo-Megawati

Gerindra menilai komunikasi yang baik antara Sufmi Dasco Ahmad dan Puan Maharani di DPR dapat mempercepat rekonsiliasi kedua partai.


Misteri Ketua TKN Prabowo-Gibran Dua Kali Datangi Rumah Megawati

18 hari lalu

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Rosan Roeslani memberikan keterangan pers membantah tudingan soal Prabowo hanya menjabat 2 tahun sebagai Presiden di Media Center TKN Prabowo-Gibran, Jakarta, Minggu, 11 Februari 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Misteri Ketua TKN Prabowo-Gibran Dua Kali Datangi Rumah Megawati

Dua kali Ketua TKN Prabowo-Gibran ini mendatangi rumah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ada apa?


Wacana Pertemuan Prabowo-Puan, Pakar: Hanya Soal Waktu

21 hari lalu

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPR RI Puan Maharani berjalan ke tempat pemungutan suara (TPS) 053 diiringi tarian Betawi di Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan, 15 Februari 2023 [Tempo/Eka Yudha Saputra]
Wacana Pertemuan Prabowo-Puan, Pakar: Hanya Soal Waktu

Menurut Ujang Komarudin, pertemuan Prabowo-Puan merupakan pertemuan pendahuluan sebelum Prabowo bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri.


DPR Tutup Masa Sidang, Bagaimana Nasib Pengajuan Hak Angket?

23 hari lalu

Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-12 Masa Persidangan III tahun 2023-2024 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, Februari 2024. Puan sempat mengatakan,
DPR Tutup Masa Sidang, Bagaimana Nasib Pengajuan Hak Angket?

PKB menunggu kawan untuk bisa memenuhi syarat pengajuan hak angket DPR terkait dengan dugaan kecurangan Pemilu 2024.


Formappi Harap Pemilihan Ketua DPR Terapkan Aturan Lama

24 hari lalu

Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan selamat kepada Calon Anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) terpilih dalam Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan IV tahun 2023-2024 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 4 April 2024. Rapat Paripurna tersebut menyetujui 7 calon anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) masa jabatan periode 2024-2029 dan pidato Ketua DPR RI pada penutupan masa persidangan IV tahun sidang 2023-2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Formappi Harap Pemilihan Ketua DPR Terapkan Aturan Lama

Formappi usulkan penetapan Ketua DPR menggunakan ketentuan Undang-Undang MD3 lama. Berharap tidak ada revisi.


Respons Gibran hingga Puan Maharani Soal Wacana Pertemuan Prabowo dan Megawati

24 hari lalu

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kanan) menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu, 24 Juli 2019. Dalam pertemuan ini Megawati dan Prabowo akan membahas sejumlah hal. TEMPO/Muhammad Hidayat
Respons Gibran hingga Puan Maharani Soal Wacana Pertemuan Prabowo dan Megawati

Rencana pertemuan Prabowo dan Megawati memunculkan spekulasi soal kemungkinan PDIP bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju.


Puan Maharani Minta Pemerintah Pastikan Infrastruktur Mudik Aman Dilalui

24 hari lalu

Kondisi Jalan Tol Bocimi di KM 64-600 tepatnya di Tol Parungkuda arah Sukabumi, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jabar yang longsor dan membentuk lubang besar pada Rabu (3/4/2024). ANTARA/Istimewa
Puan Maharani Minta Pemerintah Pastikan Infrastruktur Mudik Aman Dilalui

Fasilitas infrastruktur mudik menjadi perhatian, setelah separuh jalan di ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) KM64 arah Jakarta-Sukabumi, longsor.