20 Ribu Relawan Siap Menangkan Jokowi-JK

Reporter

Editor

Zed abidien

Kamis, 22 Mei 2014 16:15 WIB

Seorang peserta aksi mengenakan baju bergambar Joko Widodo saat deklarasi oleh Barisan Relawan Jokowi Presiden di Kawasan Bundaran HI Jakarta (16/2). Kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut untuk mendukung Jokowi sebagai calon presiden pada pemilu 2014. ANTARA/Wahyu Putro A

TEMPO.CO, Makassar - Saat ini telah ada 20 ribu orang relawan Jokowi-Kalla terbentuk di kawasan timur Indonesia, 5.000 di antaranya berasal dari Sulawesi Selatan yang terdiri atas tim pakar seknas Jokowi, Balla Jokowi, Sahabat Rakyat, JK2 Community, dan Relawan Kalla.

Untuk Relawan Kalla terdiri atas relawan keluarga dan perusahaan Kalla Grup yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebab di KTI telah terbentuk tim relawan tersebut, seperti di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Kalimantan, Papua, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat. (Baca: Aktivis di Surabaya Deklarasikan Seknas Jokowi)

"Kalla merupakan bekas Ketua Umum Partai golkar yang memiliki pendukung di Indonesia bagian timur karena itu kami berharap tim dari Jokowi dapat menggarap dibagian Barat," kata Ketua Tim Relawan Kalla, Syaiful Kasim, setelah deklarasi Relawaan Kalla di Wisma Kalla, di Makassar, Kamis, 22 Mei 2014. Saiful juga menargetkan perolehan pasangan Jokowi-JK untuk wilayah KTI mencapai 75 persen suara.

Fatimah Kalla, adik dari Jusuf Kalla yang turut hadir dalam deklarasi relawan Kalla mengajak seluruh masyarakat di Sulawesi Selatan dan kawasan timur Indonesia untuk memenangkan pasangan yang disokong oleh PDIP, Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Hanura. "Mari bersatu memenangkan Jokowi-JK," katanya.

Adapun Ketua Umum Jk2 Community Taqyuddin Jabbar menekankan perlunya kewaspadaan para relawan untuk menghadapi kemungkinanan adanya politik uang dalam pemilu presiden. Tetapi ia meyakini pemilih di Sulawesi Selatan tidak terpengaruh dengan hal tersebut. Sebab tanpa diberi uang masyarakat akan memilih JK. "Kondisi keuangan JK dengan Prabowo tidak bisa disamakan. Tetapi masyarakat Sulsel tidak akan dibeli dengan uang," selorohnya.

Untuk memenangkan Jokowi-JK, kata Syaiful, tim relawan akan menggarap pemilih berdasarkan kekuatan di tiap daerah pemilihan. Lima segmen pemilih itu adalah jaringan perempuan, pemilih pemula, akademik profersional, grass roots, dan organisasi daerah. "Kami sudah memetakan kekuatan, salah satunya menggarap segmen pemilih," kata Syaiful. (Baca: Dukung Jokowi-JK, PKB Tegal Gandeng 999 Kiai)

ARDIANSYAH RAZAK BAKRI

Berita terkait

Hadiri World Water Forum Ke-10, Elon Musk Disambut Luhut Pandjaitan

18 menit lalu

Hadiri World Water Forum Ke-10, Elon Musk Disambut Luhut Pandjaitan

Presiden Joko Widodo bersama Elon Musk akan meluncurkan Starlink di salah satu Puskesmas di Denpasar, Bali.

Baca Selengkapnya

Sistem Kelas BPJS Kesehatan Beralih Menjadi KRIS, Ini Kilas Balik Jaminan Kesehatan Nasional

49 menit lalu

Sistem Kelas BPJS Kesehatan Beralih Menjadi KRIS, Ini Kilas Balik Jaminan Kesehatan Nasional

BPJS Kesehatan barus saja mengumumkan bahwa mereka akan memberlakukan sistem kelas tunggal, bagaimana kilas balik jaminan kesehatan nasional?

Baca Selengkapnya

BPJS Kesehatan Menjadi KRIS, Bagaimana Ketentuan Bisa Naik Kelas Rawat Inap?

1 jam lalu

BPJS Kesehatan Menjadi KRIS, Bagaimana Ketentuan Bisa Naik Kelas Rawat Inap?

BPJS Kesehatan akan memberlakukan kelas tunggal dan sistem baru dalam bentuk KRIS, bagaimana sistem dan ketentuan naik kelas rawat inap?

Baca Selengkapnya

Terpopuler: Ledakan Smelter PT KFI Ancam Keselamatan Warga, Pemerintah Klaim Pembebasan Lahan IKN Tidak Melanggar HAM

5 jam lalu

Terpopuler: Ledakan Smelter PT KFI Ancam Keselamatan Warga, Pemerintah Klaim Pembebasan Lahan IKN Tidak Melanggar HAM

Terpopuler bisnis: Keselamatan warga sekitar terancam karena smelter PT KFI kerap meledak. Pemerintah klaim pembebasan lahan IKN tidak melanggar HAM.

Baca Selengkapnya

Luhut: World Water Forum Bali Akan Hasilkan 120 Proyek Senilai Rp 150 Triliun

14 jam lalu

Luhut: World Water Forum Bali Akan Hasilkan 120 Proyek Senilai Rp 150 Triliun

Luhut mengungkap itu lewat pernyataannya bahwa World Water Forum di Bali harus menghasilkan, apa yang disebutnya, concrete deliverables.

Baca Selengkapnya

Khawatir Ada Titipan, Novel Baswedan Harap Unsur Masyarakat dalam Pansel KPK Diperbanyak

15 jam lalu

Khawatir Ada Titipan, Novel Baswedan Harap Unsur Masyarakat dalam Pansel KPK Diperbanyak

Novel Baswedan, mengomentari proses pemilihan panitia seleksi atau Pansel KPK.

Baca Selengkapnya

Dapat Penugasan dari Golkar, Musa Rajekshah Ambil Formulir Pendaftaran di PDIP untuk Pilgub Sumut

15 jam lalu

Dapat Penugasan dari Golkar, Musa Rajekshah Ambil Formulir Pendaftaran di PDIP untuk Pilgub Sumut

Partai Golkar Sumut optimistis PDIP akan mengusung Musa Rajekshah dalam Pilgub Sumut 2024.

Baca Selengkapnya

Respons KSP Ihwal Jokowi Tunjuk Grace Natalie dan Juri Ardiantoro sebagai Staf Khusus Presiden

17 jam lalu

Respons KSP Ihwal Jokowi Tunjuk Grace Natalie dan Juri Ardiantoro sebagai Staf Khusus Presiden

Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin belum mengetahui di bidang apa Grace Natalie dan Juri Ardiantoro akan ditugaskan.

Baca Selengkapnya

Rumah Dinas Menteri di IKN Bisa Ditambah Jika Prabowo Bentuk Kementerian Baru, Pengamat: Pemborosan Anggaran

17 jam lalu

Rumah Dinas Menteri di IKN Bisa Ditambah Jika Prabowo Bentuk Kementerian Baru, Pengamat: Pemborosan Anggaran

Satgas Pelaksana Pembangunan Infrastruktur IKN menyebut rumah dinas menteri di IKN bisa ditambah jika presiden terpilih Prabowo Subianto membentuk kementerian baru. Pengamat menilai hal ini sebagai bentuk pemborosan anggaran.

Baca Selengkapnya

Kritik PDIP Tak Undang Jokowi ke Rakernas, Noel Kutip Puisi Soekarno

19 jam lalu

Kritik PDIP Tak Undang Jokowi ke Rakernas, Noel Kutip Puisi Soekarno

Noel mengutip puisi karya Presiden Pertama RI Soekarno, untuk mengkritik PDIP yang tidak mengundang Jokowi di Rakernas

Baca Selengkapnya