Pengalaman Pahit Gerindra dengan PPP  

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Senin, 21 April 2014 12:15 WIB

Suryadharma Ali (kanan) bersama Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan sebelum menggelar jumpa pers di kantor DPP PPP, Jakarta Pusat (18/4). TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) punya pengalaman pahit dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Pemilu 2009. Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi berharap partainya tidak lagi ditinggalkan PPP seperti tahun 2009. "Kami berharap mereka dapat menyelesaikan konflik internal mereka dan kejadian seperti dulu tidak lagi terulang," ujar Suhardi ketika dihubungi Tempo, Senin, 21 April 2014. (Baca: 6 Cerita Mengejutkan di Balik Konflik PPP)

Saat itu, kata Suhardi, PPP sudah menyatakan mendukung Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden bersama Megawati Soekarnoputri sebagai calon presidennya. (Baca: Suryadharma Ali Dilengserkan dari Ketua Umum PPP)

Namun, terjadi konflik internal di PPP sehingga koalisi Gerindra-PPP batal terlaksana. Akibatnya, PPP melenggang bersama Partai Demokrat yang saat itu kembali mencalonkan SBY sebagai presiden dengan Boediono sebagai wakilnya. "Karena ada intervensi, koalisi tersebut batal," katanya. (Baca: 'PPP Berada di Titik Nol')

Pada Sabtu lalu, 19 April 2014, kelompok yang menamakan diri Kubu Konstitusional mencopot Ketua Umum PPP Suryadharma Ali. Untuk sementara, jabatan kosong tersebut dijabat Emron Pangkapi, yang tadinya wakil ketua umum. Pemberhentian ini dilatarbelakangi tindakan Suryadharma menentukan arah koalisi sebelum rapat pimpinan nasional (rapimnas) serta memilih merapat ke Prabowo Subianto dan Partai Gerindra. (Baca: Kubu Suryadharma: Pencopotan Ketua Umum Aksi Makar)

Padahal, kata Wakil Ketua Umum PPP Muchammad Romahurmuziy, sesuai dengan musyawarah kerja nasional partainya di Bandung, keputusan mengenai calon presiden dan wakil presiden serta arah koalisi PPP hanya bisa ditentukan melalui rapimnas. Selain memecat Suryadharma, Rapimnas PPP yang digelar Sabtu lalu juga menganulir pemecatan yang dilakukan Suryadharma terhadap enam elite partai Ka'bah dan empat ketua dewan pimpinan wilayah.

TIKA PRIMANDARI

Topik terhangat:
Pelecehan Siswa JIS | Kisruh PPP | Jokowi | Prabowo | Pemilu 2014


Berita terpopuler:
Siswi MTs Disekap Empat Hari dan Diperkosa
JIS Buat Surat Edaran, Begini Isinya
Rekening Gendut, PNS Ini Setor Cash Rp 10 M Sehari

Berita terkait

Bamsoet Dorong Seluruh Partai Politik Rekonsiliasi dalam Koalisi Pemerintahan Prabowo

16 hari lalu

Bamsoet Dorong Seluruh Partai Politik Rekonsiliasi dalam Koalisi Pemerintahan Prabowo

Bamsoet memberikan apresiasi atas pertemuan Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar -Mahfud, Arsjad Rasjid dengan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani, saat open house di kediaman Rosan Roeslani.

Baca Selengkapnya

PPP Ajukan Gugatan PHPU ke MK: Sebut Hilang Suara di Sejumlah Dapil dan Keyakinan Sandiaga Uno

34 hari lalu

PPP Ajukan Gugatan PHPU ke MK: Sebut Hilang Suara di Sejumlah Dapil dan Keyakinan Sandiaga Uno

PPP resmi mendaftarkan PHPU ke MK. Berikut pernyataan Ketua DPP PPP Achmad Baidowi dan keyakinan Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno.

Baca Selengkapnya

Alasan PPP Belum Bersikap soal Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024

37 hari lalu

Alasan PPP Belum Bersikap soal Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024

Partai Persatuan Pembangunan menyatakan masih fokus untuk mencermati perolehan suara yang ditengarai terdapat selisih hasil.

Baca Selengkapnya

Partai Persatuan Pembangunan Tidak Lolos Ambang Batas Parlemen

37 hari lalu

Partai Persatuan Pembangunan Tidak Lolos Ambang Batas Parlemen

Partai Persatuan Pembangunan tidak lolos syarat ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Mengapa bisa terjadi?

Baca Selengkapnya

PPP Sebut Hak Angket Pemilu Cuma Wacana di DPR

37 hari lalu

PPP Sebut Hak Angket Pemilu Cuma Wacana di DPR

Ketua Fraksi PPP Amir Uksara mengatakan belum ada pergerakan untuk menggulirkan hak angket di DPR.

Baca Selengkapnya

Pejuang PPP Dukung Prabowo, Ketua DPP: Kami Solid

30 Desember 2023

Pejuang PPP Dukung Prabowo, Ketua DPP: Kami Solid

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi atau Awiek menegaskan bahwa partainya solid.

Baca Selengkapnya

Sandiaga Uno Sebut Kesamaan Visi dengan Ganjar Pranowo: Ciptakan 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru

23 Juli 2023

Sandiaga Uno Sebut Kesamaan Visi dengan Ganjar Pranowo: Ciptakan 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru

Sandiaga Uno mengatakan memiliki visi yang sama dengan Ganjar Pranowo yaitu menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru.

Baca Selengkapnya

Soal Waktu Penentuan Arah Koalisi, Golkar Tunggu Momentum Demi Kepentingan Terbaiknya

21 Juli 2023

Soal Waktu Penentuan Arah Koalisi, Golkar Tunggu Momentum Demi Kepentingan Terbaiknya

Erwin Aksa memastikan bahwa arah politik Golkar akan selalu berada di pemerintahan.

Baca Selengkapnya

Kata Anas Urbaningrum dan Gede Pasek soal PKN yang Belum Tentukan Arah Koalisi

15 Juli 2023

Kata Anas Urbaningrum dan Gede Pasek soal PKN yang Belum Tentukan Arah Koalisi

Anas Urbaningrum dan Gede Pasek sebut Partai Kebangkitan Nusantara atau PKN belum tentukan arah koalisi untuk Pemilu 2024

Baca Selengkapnya

Tokoh yang Pernah Datang ke Ponpes Al Zaytun, dari Moeldoko hingga Suryadharma Ali

27 Juni 2023

Tokoh yang Pernah Datang ke Ponpes Al Zaytun, dari Moeldoko hingga Suryadharma Ali

Ponpes Al Zaytun tetap eksis sampai hari ini. Pernah didatangi tokoh-tokoh antara lain Moeldoko, Hendropriyono, Suryadharma Ali, hingga Ibas.

Baca Selengkapnya