Prabowo ke Kantor PPP, Deklarasi Dukungan Capres?  

Reporter

Jumat, 18 April 2014 16:35 WIB

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberi sambutan dalam acara Guru besar emeritus (non-PNS) di Jakarta, (2/4). TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pembina sekaligus calon presiden dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto disambut sejumlah petinggi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) begitu dia tiba di kantor Dewan Pimpinan Pusat partai berlambang Kabah itu, di Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat, 18 April 2014.

Prabowo, yang menumpang mobil Lexus LX570 warna putih berpelat B-17-PSD, tiba di DPP PPP pukul 15.00 WIB. Tiba di halaman parkir kantor itu, Prabowo langsung disambut Wakil Ketua Umum PPP Djan Faridz. Keduanya bersalaman dan saling menyapa. (Baca: Ribut PPP, Dimyati: Ada yang Ngebet Jadi Menteri)

Namun, ketika ditanya wartawan, Prabowo enggan berkomentar ihwal keterkaitan kedatangannya dengan kepastian dukungan PPP terhadap pencalonannya. "Silaturahmi," kata Prabowo, yang lebih banyak mengangkat kedua tangannya setinggi dada itu.

Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon juga tak ingin berkomentar mengenai kedatangan Prabowo yang berkaitan dengan kepastian koalisi antara PPP dan Gerindra. "Belum, belum. Silaturahmi," ujar dia. "Nanti, ya, nanti." (Baca: Ini 6 Elite PPP yang Dipecat Suryadharma Ali)

Setelah disambut Djan, Prabowo langsung menuju sebuah ruangan di lantai dasar DPP PPP. Di sana, dia disambut Ketua Umum PPP Suryadharma Ali. Keduanya, bersama sejumlah petinggi partai masing-masing, berjabatan tangan secara bersamaan. Di ruang itu, mereka mengadakan pertemuan tertutup.

Sebelumnya, seorang petinggi PPP menuturkan, elite partainya terbelah soal siapa calon presiden yang akan didukung nanti. Kubu Suryadharma, kata dia, meyakinkan agar merapat ke Partai Gerindra yang mengusul calon presiden Prabowo Subianto.

Sedangkan kubu lainnya ingin merapat ke Joko Widodo alias Jokowi, calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. “Suryadharma beralasan antara lain lebih mudah berkomunikasi dengan Prabowo,” ucap sumber itu. (Baca juga: Suryadharma Sebut Pemecatan Suharso Sudah Final)

Sikap Suryadharma menjadi persoalan karena Prabowo tak masuk dalam daftar tujuh tokoh yang akan disokong PPP sebagai calon presiden atau wakil presiden. Nama Jokowi dan Suryadharma justru ada dalam daftar hasil Musyawarah Kerja Nasional PPP pada 2013 itu. Penentuan calon yang akan didukung juga mesti melalui mekanisme musyawarah.

PRIHANDOKO

Topik terhangat:
Pelecehan Siswa JIS | Pemilu 2014 | Jokowi | Pesawat Kepresidenan | Prabowo


Berita terpopuler:
Ini Alasan Mahasiswa ITB Tolak Jokowi Masuk Kampus
Anas Siapkan Laporan Kampanye Fiktif SBY
Rahasia Madrid Kalahkan Barcelona

Berita terkait

PPP Ajukan Gugatan PHPU ke MK: Sebut Hilang Suara di Sejumlah Dapil dan Keyakinan Sandiaga Uno

41 hari lalu

PPP Ajukan Gugatan PHPU ke MK: Sebut Hilang Suara di Sejumlah Dapil dan Keyakinan Sandiaga Uno

PPP resmi mendaftarkan PHPU ke MK. Berikut pernyataan Ketua DPP PPP Achmad Baidowi dan keyakinan Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno.

Baca Selengkapnya

Alasan PPP Belum Bersikap soal Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024

44 hari lalu

Alasan PPP Belum Bersikap soal Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024

Partai Persatuan Pembangunan menyatakan masih fokus untuk mencermati perolehan suara yang ditengarai terdapat selisih hasil.

Baca Selengkapnya

Partai Persatuan Pembangunan Tidak Lolos Ambang Batas Parlemen

44 hari lalu

Partai Persatuan Pembangunan Tidak Lolos Ambang Batas Parlemen

Partai Persatuan Pembangunan tidak lolos syarat ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Mengapa bisa terjadi?

Baca Selengkapnya

PPP Sebut Hak Angket Pemilu Cuma Wacana di DPR

44 hari lalu

PPP Sebut Hak Angket Pemilu Cuma Wacana di DPR

Ketua Fraksi PPP Amir Uksara mengatakan belum ada pergerakan untuk menggulirkan hak angket di DPR.

Baca Selengkapnya

Catatan Perolehan Suara Peserta Pemilu Pasca Reformasi, Siapa Jawaranya?

19 Februari 2024

Catatan Perolehan Suara Peserta Pemilu Pasca Reformasi, Siapa Jawaranya?

Pelaksanaan pemilu dalam era reformasi telah dilakukan enam kali, yaitu Pemilu 1999, Pemilu 2004, Pemilu 2009, Pemilu 2014, Pemilu 2019 dan Pemilu 2024.

Baca Selengkapnya

Selama 3 Periode Pemilu, 3 Partai Politik Ini Peringkat Atas Pemilihan Legislatif

18 Februari 2024

Selama 3 Periode Pemilu, 3 Partai Politik Ini Peringkat Atas Pemilihan Legislatif

Sejak Pemilu 2014 sampai Pemilu 2024, terdapat tiga besar partai politik yang selalu memuncaki pemilihan legislatif (Pileg). Apa saja?

Baca Selengkapnya

Pejuang PPP Dukung Prabowo, Ketua DPP: Kami Solid

30 Desember 2023

Pejuang PPP Dukung Prabowo, Ketua DPP: Kami Solid

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi atau Awiek menegaskan bahwa partainya solid.

Baca Selengkapnya

Politik Makan Siang Jokowi Bersama Capres, SBY Pernah Buka Puasa Bersama Capres-Cawapres Pemilu 2014

1 November 2023

Politik Makan Siang Jokowi Bersama Capres, SBY Pernah Buka Puasa Bersama Capres-Cawapres Pemilu 2014

Jokowi mengundang makan siang 3 capres. Langkah yang sebelumnya pernah dilakukan SBY pada 2014, mengundang buka puasa bersama capres-cawapres.

Baca Selengkapnya

Relawan Jokowi se Jatim Dukung Prabowo Dinilai Hanya Manuver Murahan

7 Agustus 2023

Relawan Jokowi se Jatim Dukung Prabowo Dinilai Hanya Manuver Murahan

Relawan Jokowi yang mendukung Prabowo di Jatim dianggap tak memiliki jejak rekam mendukung Jokowi di Pemilu 2019.

Baca Selengkapnya

Sandiaga Uno Sebut Kesamaan Visi dengan Ganjar Pranowo: Ciptakan 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru

23 Juli 2023

Sandiaga Uno Sebut Kesamaan Visi dengan Ganjar Pranowo: Ciptakan 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru

Sandiaga Uno mengatakan memiliki visi yang sama dengan Ganjar Pranowo yaitu menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru.

Baca Selengkapnya