PPP Kalah di Kediri, Kiai Tuding NU Tak Netral  

Reporter

Kamis, 10 April 2014 20:02 WIB

Seorang simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memegang tangan seorang penyanyi saat kampaye terbuka di Tangerang Selatan, Banten, (31/3). Larangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada sejumlah partai untuk tidak kampaye terbuka pada saat Nyepi, dilanggar oleh PPP. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Pengasuh Pondok Pesantren Al Amien Ngasinan Kediri Kiai Anwar Iskandar menuding anjloknya suara Partai Persatuan Pembangunan di Jawa Timur akibat Nahdlatul Ulama tidak netral. Dia mengatakan organisasi NU sama sekali tidak menjalankan khitahnya sebagai organisasi umat. Dalam perhelatan pemilu kemarin, NU dituding berpihak pada salah satu partai sehingga tidak obyektif.

"NU banyak menyelenggarakan kegiatan untuk partai tertentu," katanya, Kamis, 10 April 2014.

Tanpa menjelaskan partai yang dimaksud, Kiai Anwar menyarankan agar NU berubah menjadi partai politik. Sebab, kata dia, semua langkah yang dilakukan telah menyerupai partai dan tidak mengayomi umat secara keseluruhan. "Ini sangat merugikan PPP hingga banyak kehilangan dukungan dalam pemilihan umum kemarin," ujarnya.

Kiai Anwar menegaskan upaya pondok pesantren untuk memenangkan PPP sudah maksimal. Penghitungan cepat yang dilakukan di Pondok Pesantren Lirboyo, misalnya, menunjukkan dominasi partai Kakbah itu di delapan tempat pemungutan suara yang disediakan untuk menampung suara santri.

Dari delapan TPS tersebut, hanya satu TPS yang dimenangi Partai Kebangkitan Bangsa. Sedangkan TPS lainnya habis dibabat suara PPP. Hal ini diduga kuat karena sikap para kiai yang mengumumkan dukungan mereka kepada PPP secara terbuka beberapa waktu sebelum pencoblosan.

Meski masih terhitung rendah, Kiai Anwar meminta Suryadharma Ali tidak mengeluh dan kecewa. Berapa pun hasil yang diperoleh PPP harus tetap disyukuri. Hal ini sekaligus menjadi evaluasi kinerja partai untuk terus memperbaiki diri. "Pak Surya tidak boleh merasa kecewa," katanya.

Seperti dalam penghitungan cepat yang dilakukan beberapa lembaga survei--hasil tersebut juga diakui oleh para pemimpin partai, PPP menempati urutan kedelapan dengan perolehan sementara 6,60 persen. Perolehan PPP ini masih jauh di bawah partai baru seperti NasDem dengan perolehan 6,90 persen. Sedangkan Partai Kebangkitan Bangsa yang dinilai menjadi rival utama PPP justru meroket pada urutan lima dengan perolehan 9,20 persen.

HARI TRI WASONO

Berita terkait

PPP Ajukan Gugatan PHPU ke MK: Sebut Hilang Suara di Sejumlah Dapil dan Keyakinan Sandiaga Uno

42 hari lalu

PPP Ajukan Gugatan PHPU ke MK: Sebut Hilang Suara di Sejumlah Dapil dan Keyakinan Sandiaga Uno

PPP resmi mendaftarkan PHPU ke MK. Berikut pernyataan Ketua DPP PPP Achmad Baidowi dan keyakinan Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno.

Baca Selengkapnya

Alasan PPP Belum Bersikap soal Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024

45 hari lalu

Alasan PPP Belum Bersikap soal Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024

Partai Persatuan Pembangunan menyatakan masih fokus untuk mencermati perolehan suara yang ditengarai terdapat selisih hasil.

Baca Selengkapnya

Partai Persatuan Pembangunan Tidak Lolos Ambang Batas Parlemen

45 hari lalu

Partai Persatuan Pembangunan Tidak Lolos Ambang Batas Parlemen

Partai Persatuan Pembangunan tidak lolos syarat ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Mengapa bisa terjadi?

Baca Selengkapnya

PPP Sebut Hak Angket Pemilu Cuma Wacana di DPR

45 hari lalu

PPP Sebut Hak Angket Pemilu Cuma Wacana di DPR

Ketua Fraksi PPP Amir Uksara mengatakan belum ada pergerakan untuk menggulirkan hak angket di DPR.

Baca Selengkapnya

Catatan Perolehan Suara Peserta Pemilu Pasca Reformasi, Siapa Jawaranya?

19 Februari 2024

Catatan Perolehan Suara Peserta Pemilu Pasca Reformasi, Siapa Jawaranya?

Pelaksanaan pemilu dalam era reformasi telah dilakukan enam kali, yaitu Pemilu 1999, Pemilu 2004, Pemilu 2009, Pemilu 2014, Pemilu 2019 dan Pemilu 2024.

Baca Selengkapnya

Selama 3 Periode Pemilu, 3 Partai Politik Ini Peringkat Atas Pemilihan Legislatif

18 Februari 2024

Selama 3 Periode Pemilu, 3 Partai Politik Ini Peringkat Atas Pemilihan Legislatif

Sejak Pemilu 2014 sampai Pemilu 2024, terdapat tiga besar partai politik yang selalu memuncaki pemilihan legislatif (Pileg). Apa saja?

Baca Selengkapnya

Pejuang PPP Dukung Prabowo, Ketua DPP: Kami Solid

30 Desember 2023

Pejuang PPP Dukung Prabowo, Ketua DPP: Kami Solid

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi atau Awiek menegaskan bahwa partainya solid.

Baca Selengkapnya

Politik Makan Siang Jokowi Bersama Capres, SBY Pernah Buka Puasa Bersama Capres-Cawapres Pemilu 2014

1 November 2023

Politik Makan Siang Jokowi Bersama Capres, SBY Pernah Buka Puasa Bersama Capres-Cawapres Pemilu 2014

Jokowi mengundang makan siang 3 capres. Langkah yang sebelumnya pernah dilakukan SBY pada 2014, mengundang buka puasa bersama capres-cawapres.

Baca Selengkapnya

Relawan Jokowi se Jatim Dukung Prabowo Dinilai Hanya Manuver Murahan

7 Agustus 2023

Relawan Jokowi se Jatim Dukung Prabowo Dinilai Hanya Manuver Murahan

Relawan Jokowi yang mendukung Prabowo di Jatim dianggap tak memiliki jejak rekam mendukung Jokowi di Pemilu 2019.

Baca Selengkapnya

Sandiaga Uno Sebut Kesamaan Visi dengan Ganjar Pranowo: Ciptakan 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru

23 Juli 2023

Sandiaga Uno Sebut Kesamaan Visi dengan Ganjar Pranowo: Ciptakan 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru

Sandiaga Uno mengatakan memiliki visi yang sama dengan Ganjar Pranowo yaitu menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru.

Baca Selengkapnya