Timses Prabowo: Jokowi Muslim yang Taat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden dari PDI Perjuangan, Joko Widodo, berdoa usai menjadi imam dalam Shalat Dzuhur bersama di masjid Al-Ikhlas di Ringinagung, Magetan, Jawa Timur, (31/03). TEMPO/Dasril Roszandi

    Calon presiden dari PDI Perjuangan, Joko Widodo, berdoa usai menjadi imam dalam Shalat Dzuhur bersama di masjid Al-Ikhlas di Ringinagung, Magetan, Jawa Timur, (31/03). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota tim sukses calon presiden Prabowo Subianto, Tantowi Yahya, menyatakan Joko Widodo alias Jokowi sebagai muslim yang menjalankan ibadah dengan baik. Dia mengaku ikut membantah isu yang menyebutkan Jokowi non-muslim.

    "Saya yang memberikan testimoni bahwa Jokowi adalah muslim yang taat," kata  Tantowi ketika dihubungi, Jumat, 27 Juni 2014.

    Politikus Partai Golkar itu mengakui pernah menjalankan ibadah haji bersama Jokowi pada 2003. Dia bersama Jokowi termasuk ke dalam rombongan haji yang terdiri dari 10 orang. Sebuah foto mengabadikan kebersamaan rombongan itu. (Baca: Tantowi Akui Pergi Haji Bersama Jokowi)

    Menurut Tantowi, saat foto diambil, dia masih berstatus sebagai master of ceremony kondang. Adapun Jokowi masih berprofesi sebagai pengusaha mebel.

    Tantowi mengatakan perjalanan ibadah haji dengan Jokowi itu tidak disengaja. "Kebetulan saja kami satu travel dengan Pak Jokowi, tidak ada rencana sebelumnya," ujarnya.

    Seusai perjalanan haji bersama itu, kata Tantowi, intensitas komunikasi dengan Jokowi cukup tinggi. "Dia teman baik saya, meski baru kenal di saat perjalanan haji itu, komunikasi kami dalam bentuk apa pun," ujar pria yang menjadi juru bicara timses Prabowo itu.

    Jokowi mendapat serangan fitnah selama masa kampanye. Salah satu fitnah yang menyebar lewat media sosial itu menyebutkan Jokowi sebagai calon presiden yang beragama Nasrani. Jokowi mengatakan kampanye hitam seperti ini menggerus elektabilitasnya. (Baca: Jokowi: Kampanye Hitam Gerus Elektabilitas)

    REZA ADITYA

    Terpopuler
    Lecehkan Benyamin, Program YKS Trans TV Dihentikan
    Elektabilitas Jokowi 45 Persen, Prabowo 38,7 Persen
    Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Sandiaga Uno Soal Tenaga Kerja Asing Tak Sebutkan Angka

    Sandiaga Uno tak menyebutkan jumlah Tenaga Kerja Asing dalam debat cawapres pada 17 Maret 2019. Begini rinciannya menurut Kementerian Ketenagakerjaan.