Mulai Belajar di Sekolah, Siswa Jerman Lakukan Swab Test Mandiri

Editor

Seorang siswa menguji dirinya dengan alat swab test sebelum memulai pelajaran di sekolah di Dresden, Jerman, 18 November 2021. REUTERS/Matthias Rietschel
Seorang siswa menguji dirinya dengan alat swab test sebelum memulai pelajaran di sekolah di Dresden, Jerman, 18 November 2021. REUTERS/Matthias Rietschel

18 November 2021 00:00 WIB

Sejumlah siswa menguji dirinya dengan alat swab test sebelum memulai pelajaran di sekolah di Dresden, Jerman, 18 November 2021. REUTERS/Matthias Rietschel
Sejumlah siswa menguji dirinya dengan alat swab test sebelum memulai pelajaran di sekolah di Dresden, Jerman, 18 November 2021. REUTERS/Matthias Rietschel

18 November 2021 00:00 WIB

Sejumlah siswa menguji dirinya dengan alat swab test sebelum memulai pelajaran di sekolah di Dresden, Jerman, 18 November 2021. REUTERS/Matthias Rietschel
Sejumlah siswa menguji dirinya dengan alat swab test sebelum memulai pelajaran di sekolah di Dresden, Jerman, 18 November 2021. REUTERS/Matthias Rietschel

18 November 2021 00:00 WIB

Sejumlah siswa bersiap untuk menguji dirinya dengan alat swab test sebelum memulai pelajaran di sekolah di Dresden, Jerman, 18 November 2021. REUTERS/Matthias Rietschel
Sejumlah siswa bersiap untuk menguji dirinya dengan alat swab test sebelum memulai pelajaran di sekolah di Dresden, Jerman, 18 November 2021. REUTERS/Matthias Rietschel

18 November 2021 00:00 WIB

Sejumlah siswa bersiap untuk menguji dirinya dengan alat swab test sebelum memulai pelajaran di sekolah di Dresden, Jerman, 18 November 2021. REUTERS/Matthias Rietschel
Sejumlah siswa bersiap untuk menguji dirinya dengan alat swab test sebelum memulai pelajaran di sekolah di Dresden, Jerman, 18 November 2021. REUTERS/Matthias Rietschel

18 November 2021 00:00 WIB

Orang-orang mengantre untuk vaksinasi di pusat vaksinasi sementara di dalam gedung kampus universitas Technische Universitaet di Dresden, Jerman, 18 November 2021. REUTERS/Matthias Rietschel
Orang-orang mengantre untuk vaksinasi di pusat vaksinasi sementara di dalam gedung kampus universitas Technische Universitaet di Dresden, Jerman, 18 November 2021. REUTERS/Matthias Rietschel

18 November 2021 00:00 WIB