Prabowo Batal Teken Pernyataan Dukungan di Museum  

Reporter

Editor

Anton William

Selasa, 20 Mei 2014 12:36 WIB

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (ketiga dari kiri), Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hilmi Aminuddin (ketiga dari kanan), Presiden PKS Anis Matta (kedua dari kanan) berjabat tangan saat bertemu di Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jalan TB Simatupang, Jakarta, Sabtu (17/5). Kedatangan Prabowo tersebut untuk menandatangi kontrak politik. TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan calon presiden dan wakil presiden dari koalisi yang dipimpin Partai Gerakan Indonesia Raya, Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, batal mendeklarasikan pencalonan mereka di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa, 20 Mei 2014. Pembatalan tersebut lantaran deklarasi politik tak bisa dilakukan di kawasan cagar budaya.

"Sudah ada izin, tapi dibatalkan," ujar kurator Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jaka Prabawa, ketika ditemui di kantornya.

Menurut Jaka, kabar pembatalan tersebut didapatkannya dari tim sukses Prabowo-Hatta. Pemimpin museum, katanya, memutuskan untuk tidak menggelar acara tersebut. Informasi yang diterima pihak museum menyebutkan deklarasi diadakan di Rumah Polonia, Jakarta. (Baca:Sebelum ke KPU Prabowo Hatta Salat Berjemaah)

Di Museum Proklamasi, semula enam pemimpin partai koalisi dijadwalkan bakal membacakan dan menandatangani naskah dukungan terhadap Prabowo-Hatta. "Isinya secara garis besar tentang kesiapan mensukseskan dan dukungan terhadap pencalonan Prabowo-Hatta," kata Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani, Selasa pagi.

Pembatalan itu memang terkesan mendadak. Halaman Museum Perumusan Naskah Proklamasi telah dipasangi panggung. Sembilan kursi putih telah diatur berjejer di atas lantai panggung berwarna merah. Tidak ada bendera Partai Gerindra ataupun partai anggota koalisi lainnya. Hanya ada dua spanduk kampanye Prabowo-Hatta di lokasi acara.

Satu marching band berseragam putih-putih lengkap dengan topi dan selempang merah-kuning ramai memenuhi pelataran kantor Dewan Pimpinan Pusat Hanura yang terletak di seberang museum. Menurut rencana, marching band ini akan mengantarkan Prabowo-Hatta saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum. (Baca: Prabowo Larang Ical Hadiri Deklarasi)

Pembatalan deklarasi membuat Prabowo-Hatta mempercepat pendaftaran ke KPU. Pasangan ini akan mendatangi KPU pukul 13.30 Wib atau lebih cepat 1,5 jam dari rencana semula.

YOLANDA RYAN ARMINDYA

Terpopuler:
Jadi Cawapres, Ini Daftar Kebijakan Kontroversi JK
Profil Wisnu Tjandra, Bos Artha Graha yang Hilang
Inanike, Pramugari Garuda yang Salat di Pesawat
Anak Buah Hilang, Ini Kata Tomy Winata

Berita terkait

5 Dosa Politik Taufik pada Prabowo Subianto dan Partai Gerindra

8 Juni 2022

5 Dosa Politik Taufik pada Prabowo Subianto dan Partai Gerindra

Politikus senior M Taufik dipecat dari Gerindra karena dinilai telah membuat dosa politik dan pembangkangan pada partai dan Prabowo Subianto.

Baca Selengkapnya

Gerindra Berkukuh Dorong Prabowo Nyapres Lagi di Pilpres 2024

8 Juni 2022

Gerindra Berkukuh Dorong Prabowo Nyapres Lagi di Pilpres 2024

Politisi Partai Gerindra menegaskan partainya tetap kukuh mendorong Ketua Umum Prabowo Subianto maju kembali sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.

Baca Selengkapnya

Riza Patria Akan Patuh Keputusan DPP Gerindra Soal Pemecatan Taufik

8 Juni 2022

Riza Patria Akan Patuh Keputusan DPP Gerindra Soal Pemecatan Taufik

Pemecatan resmi Muhammad Taufik bakal ditentukan DPP Partai Gerindra.

Baca Selengkapnya

Taufik Akan Pindah ke Partai Berideologi Nasionalis setelah Dipecat Gerindra

7 Juni 2022

Taufik Akan Pindah ke Partai Berideologi Nasionalis setelah Dipecat Gerindra

Politikus senior Gerindra Muhammad Taufik mengatakan jika harus bergeser, maka akan mencari partai yang nasionalis.

Baca Selengkapnya

Gerindra Jakarta: Pemecatan M Taufik Baru Rekomendasi, Belum Diputuskan

7 Juni 2022

Gerindra Jakarta: Pemecatan M Taufik Baru Rekomendasi, Belum Diputuskan

Ahmad Riza Patria mengungkapkan, pemecatan M Taufik dari partai barurekomendasi dari Majelis Kehormatan Partai Gerindra.

Baca Selengkapnya

Kontroversi Taufik, Akan Mundur dari Gerindra Demi Anies Baswedan Jadi Capres

2 Juni 2022

Kontroversi Taufik, Akan Mundur dari Gerindra Demi Anies Baswedan Jadi Capres

Politikus senior Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik akan mundur dari partainya demi bisa mendukung Anies Baswedan.

Baca Selengkapnya

Hadiri Pelantikan Penggantinya, Taufik Gerindra: Enggak Ada yang Istimewa

2 Juni 2022

Hadiri Pelantikan Penggantinya, Taufik Gerindra: Enggak Ada yang Istimewa

Mohamad Taufik dari Partai Gerindra menyatakan penggantiannya dari kursi Wakil Ketua DPRD DKI sebagai hal biasa.

Baca Selengkapnya

Survei Capres Muhaimin Iskandar Rendah, PKB: Masih Ada Peluang

27 Desember 2021

Survei Capres Muhaimin Iskandar Rendah, PKB: Masih Ada Peluang

Dalam survei tersebut Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar hanya dipilih 0,1 persen responden.

Baca Selengkapnya

DPR Dorong KPU dan Bawaslu Antisipasi Potensi Masalah Pemilu 2024

22 Desember 2021

DPR Dorong KPU dan Bawaslu Antisipasi Potensi Masalah Pemilu 2024

Komisi II DPR meminta KPU dan Bawaslu Provinsi Jawa Barat mengantisipasi kesulitan pemilih menggunakan hak pilih, lantaran diprediksi akan banyak surat suara.

Baca Selengkapnya

Prabowo Subianto Siapkan Sikap Politik terhadap Jokowi-Maruf

9 Oktober 2019

Prabowo Subianto Siapkan Sikap Politik terhadap Jokowi-Maruf

Sikap Prabowo Subianto akan disampaikan saat Rakernas Partai Gerindra 17 Oktober 2019.

Baca Selengkapnya