Partai Demokrat PD | Pemilu 2014 | tempo.co
TEMPO.CO
Pemilu 2014

Partai Demokrat (PD)

Partai Demokrat (PD)

Ketua : Dr. Susilo Bambang Yudhoyono
Sekjen : Edhie Baskoro Yudhoyono, M. Sc
Bendahara : Handoyo Mulyadi
Didirikan :  Jakarta 9 September 2001
Dideklarasikan : Jakarta 17 Oktober 2002

Alamat Kantor DPP : Jl. Kramat Raya No. 146, Jakarta Pusat, Jakarta 10450
Telp : 021- 31907999
Fax : 021- 31908999

Sumber: Kep. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor : M.HH-07.AH.11.01 TAHUN 2013 Tanggal 18 April 2013 Tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat

Partai Demokrat menjadi salah satu partai sukses yang lahir setelah era Reformasi. Sembilan puluh sembilan orang menandatangani akta pendirian Partai Demokrat pada tahun 2001. Jumlah itu disesuaikan dengan kelahiran salah satu pendirinya Susilo Bambang Yudhoyono, yang lahir tanggal 9 bulan 9. Pada milu 2004, ketokohan Yudhoyono, yang sebelum pemilu menjabat Menteri Politik dan Keamanan membawa Partai Demokrat diurutan ke lima setelah partai-partai tradisional seperti Golkar, PDIP, PKB dan PPP dengan 7,46 persen suara atau
meraup 8,4 juta suara.

Hasil berbeda terjadi pada pemilihan calon presiden. Suara-suara partai lain berpindah memilih Yudhoyono mengungguli Megawati Soekarnoputri yang dicalonkan PDIP. Apalagi waktu itu Demokrat mampu merebut Jusuf Kalla yang keluar dari konvensi partai Golkar menambah amunisi mengalahkan calon presiden lainnya. Hasilnya pada putaran kedua pemilihan calon presiden pasangan Yudhoyono dan Jusuf Kalla mampu meraih 60,62 persen.

Pemilu 2009, menjadi tahun gemilang Partai Demokrat. Raupan suara mendudukan Demokrat di urutan pertama dengan 20.81 persen yang menguasai 148 kursi. Pada pemilihan calon presiden pun kembali menempatkan pasangan Yudhoyono dan Boediono sebagai pemenenang satu putaran dengan
perolehan 60,90 persen. Hasil dua periode itu seperti sirna pada dua tahun sebelum pemilu 2014. Berbagai masalah korupsi yang dilakukan kader Demorat membuat suara partai Demorat anjlok.

Bila pada April 2009 survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menempatikan Partai Demokrat diurutan pertama dengan 20,85 persen. Survei LSI  pada Juni 2011 posisi Partai Demokrat sudah turun posisi kedua setelah Golkar dengan 15,5 persen. Survei waktu itu dilakukan setelah terjadinya kasus Wisma Atlet. Ketika kader Andi Mallarangeng (Juni 2012) mulai diusut, menurut LSI Partai Demorat mendapat 11,3 persen makin melorot ke urutan ketiga di bawah Golkar dan PDIP. Pada survei Oktober 2013, menurut LSI dukungan kepada Partai Demokrat
semakin jatuh Andi Mallarangeng m ulai ditahan. Waktu itu dukungan Demorkat hanya  9,8 persen. Sementara Golkar 20,4 persen dan PDIP didukung
18,7 persen.

Misi Partai Demokrat

1. Memberikan garis yang jelas agar partai berfungsi secara optimal dengan peranan yang signifikan di dalam seluruh proses pembangunan Indonesia baru yang dijiwai oleh semangat reformasi serta pembaharuan dalam semua bidang kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan kedalam formasi semula sebagaimana telah diikrarkan oleh para pejuang, pendiri pencetus Proklamasi kemerdekaan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan titik berat kepada upaya mewujudkan perdamaian, demokrasi (Kedaulatan rakyat) dan kesejahteraaan.

2. Meneruskan perjuangan bangsa dengan semangat kebangsaan baru dalam melanjutkan dan merevisi strategi pembangunan Nasional sebagai tumpuan sejarah bahwa kehadiran Partai Demokrat adalah melanjutkan perjuangan generasi-generasi sebelumnya yang telah aktif sepanjang sejarah perjuangan bangsa Indonesia, sejak melawan penjajah merebut Kemerdekaan, merumuskan Pancasila dan UUD 1945, mengisi kemerdekaan secara berkesinambungan hingga memasuki era reformasi.

3. Memperjuangkan tegaknya persamaan hak dan kewajiban warga negara tanpa membedakan ras, agama, suku dan golongan dalam rangka menciptakan masyarakat sipil (civil society) yang kuat, otonomi daerah yang luas serta terwujudnya representasi kedaulatan rakyat pada struktur lebaga perwakilan dan permusyawaratan.

Evan/PDAT Sumber Diolah Tempo,KPU