Partai Gerakan Indonesia Raya Gerindra | Pemilu 2014 | tempo.co
TEMPO.CO
Pemilu 2014

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)

Ketua : Prof. Dr. Ir. Suhardi, M.Sc.
Sekjen : H. Ahmad Muzani, S. Sos
Bendahara : Thomas A. Muliatna Djiwandono, MA

Didirikan : Februari 2008
Dideklarasikan : 6 Februari 2008

Alamat Kantor DPP : Jalan Harsono RM No. 54 Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12550
Telp : 021-7892377, 021-7801396
Fax : 021- 7819712

Sumber: Kep. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor : M.HH-13.AH.11.01 TAHUN 2012 Tanggal 23 Juli 2012 Tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, dan Susunan Kepengurusan Partai Gerakan Indonesia Raya

Gerakan Indonesia Raya, biasa disebut Gerindra baru satu kali mengikuti Pemilu pada tahun 2009. Hasilnya Gerindra baru memperoleh 5,6 juta suara atau 4,26 persen, namun realita politik, Gerindra terlihat ingin di tampil di gerbang depan demokrasi Indonesia. Pada bursa calon presiden 2009, Gerindra berani mendesak partai lain mencalonkan sang tokoh utama, Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Meskipun akhirnya hanya bisa membawa Prabowo sebagai calon wakil presiden berduet dengan Megawati Soekarnoputri.

Deklarasi Gerindra terbilang mendesak hanya beberapa bulan sebelum pemilu. Nama Gerindra sendiri dicetuskan oleh Hasyim Djojohadikusumo sedangkan lambang garuda digagas Prabowo Subianto. Sebagai partai baru Gerindra perlu melakukan promosi besar. Menurut AC Nielsen sepanjang Juli-Oktober 2008, Gerindra membelanjakan Rp 8 miliar per bulan untuk promosi. Hasilnya dalam hutungan bulan popularitas Prabowo dan Gerindra membubung. Selain duet Hasyim dan Prabowo, Gerindra secara mengejutkan merekrut mantan aktifis prodemokrasi korban penculikan seperti Pius Lustrilanang dan Haryanto Taslam. Gerindra juga merekrut anggota militer seperti Muchdi Pr, Glenny Kairupan, Slamet Kirbiantoro.

Menghadapi pemilu 2014, Gerindra kembali mencanangkan membawa Prabowo sebagai calon presiden. Hasil survei Centre for Strategic and Internasional Studies (CSIS) pada April 2013 popularitas Prabowo cukup tinggi, 15,6 persen. Hanya kalah dari Joko widodo dengan 28,6%. Pada survei Alvara Research Center bulan September, popularitas Prabowo menduduki urutan ketika 66,3 persen dibawah Joko widodo, dan Aburizal Bakrie. Survei Partai Gerindra pun sejalan dengan angka survei Prabowo. Soegeng Sarjadi School of Goverment (SSSG) dalam survei bulan
Juni 2013 popularitas Gerindra 6.45 persen meskipun di bawah PDIP dan Partai Demokrat namun mengungguli Golkar dengan 6.11 persen.

Misi Partai GERINDRA

1. Mempertahankan kedaulatan dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

2. Mendorong pembangunan nasional yang menitik beratkan pada pembangunan ekonomi kerakyatan, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dan pemerataan hasil-hasil pembangunan bagi seluruh warga bangsa dengan mengurangi ketergantungan kepada pihak asing.

3. Membentuk tatanan sosial dan politik masyarakat yang kondusif untuk mewujudkan kedaulatan rakyat dan kesejahteraan rakyat.

4. Menegakkan supremasi hukum dengan mengedepankan praduga tak bersalah dan persamaan hak di depan hukum.

5. Merebut kekuasaan pemerintahan secara konstitusi melalui Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden untuk menciptakan lapisan Kepemimpinan nasional yang kuat.

Evan/PDAT Sumber Diolah Tempo,KPU