Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan PDI P | Pemilu 2014 | tempo.co
TEMPO.CO
Pemilu 2014

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)

Ketua : Megawati Soekarnoputri
Sekjen : Tjahjo Kumolo
Bendahara : Olly Dondokambey
Didirikan :  10 Januari 1973
Dideklarasikan : Jakarta 14 Pebruari 1999

Alamat Kantor DPP : Jl. Lenteng Agung No. 99 Jakarta Selatan 12610
Telp : 021- 7806028, 021-7806032
Fax : 021- 7814472

Sumber: Kep. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor : M.HH-13.AH.11.01 TAHUN 2010 Tanggal 29 September 2010 Tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, dan Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

Pengalaman Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bisa dikatakan lengkap. Memenangi pemilu sudah pernah dilakukan. Tahun 1999 begitu pemilu bebas pertama dilakukan PDIP langsung menduduki urutan pertama. Sebanyak 35,6 juta orang memilih partai moncong putih. Pengalaman lain, PDIP berhasil menduduki ketua umumnya Megawati Soekarnoputri sebagai presiden melalui Sidang Istimewa tahun 2001.

Sebelum menjadi PDIP, partai ini merupakan bentukan rezim orde baru. PDI waktu itu didirikan dengan menggabungkan lima partai  yaitu, Partai Nasional Indonesia, Partai Katolik, Partai Kristen Indonesia, Partai Musyawarah Rakyat Banyak, dan Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia. Peristiwa 27 Juli 1996 memunculkan Megawati Soekarnoputri sebagai tokoh pemersatu melawan Orde
Baru. Setelah membawa PDIP memenangi pemilu 1999, Megawati tetap membawa konsistensi perolehan suara PDIP. Sebanyak 20,7 juta suara atau 18,31 persen diraup PDIP dengan jumlah kursi mencapai 109. Pada pemilu 2009 PDIP memperoleh 14,5 juta suara atau 14,01 persen dan 94 jumlah kursi.

Kebanggaan lainnya terjadi tahun 1999. Pendukung PDIP waktu itu memperoleh kebebasan menggunakan ideologi Marhaenisme. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Presiden Habibie, Juwono Sudarsono memberikan kebebasan ideologi Marhaenisme yang dipakai Bung Karno
untuk dipelajari.

Misi PDIP

1. Mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

2. Membangun masyarakat Pancasila 1 Juni 1945 dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, demokratis, adil, dan makmur.

3. Menghimpun dan membangun kekuatan politik rakyat.

4. Memperjuangkan kepentingan rakyat di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya secara demokratis dan berjuang mendapatkan kekuasaan politik secara konstitusional guna mewujudkan pemerintahan yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Menjadi alat perjuangan guna membentuk dan membangun karakter bangsa.

5. Mendidik dan mencerdaskan rakyat agar bertanggung jawab menggunakan hak dan kewajibannya sebagai warga negara.

6. Menghimpun, merumuskan, dan memperjuangkan aspirasi rakyat dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan negara.

7. Menghimpun, membangun dan menggerakkan kekuatan rakyat guna membangun masyarakat Pancasila.

8. Melakukan komunikasi politik dan partisipasi politik warga negara.

Evan/PDAT Sumber Diolah Tempo, KPU