Partai Keadilan Sejahtera PKS | Pemilu 2014 | tempo.co
TEMPO.CO
Pemilu 2014

Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

 

Ketua : Muhammad Anis Matta
Sekjen : Muhamad Taufik Ridlo
Bendahara : Mahfudz Abdurrahman
Didirikan :  Jakarta 5 Maret 2003
Dideklarasikan : Jakarta, 20 Juli 1998 dan 5 Maret 2003

Alamat Kantor DPP : Jl. TB. Simatupang Nomor 82, Pasar Minggu,Jakarta 21520
Telp : 021- 78842116
Fax : 021- 78846456

Sumber: Kep. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor : M.HH-13.AH.11.01 TAHUN 2011 Tanggal 19 September 2011 Tentang Pengesahan Perubahan Susunan Dewan Pengurus Pusat, Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Keadilan Sejahtera

Sembilan bulan setelah reformasi tahun 1998, jumlah partai bernafaskan islam membubuhkan rekor. Setidaknya terdapat 30 partai Islam. Begitu banyak aliran partai Islam, salah satunya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang pada awal pembentukannya  hanya disebut Partai Keadilan. Partai ini unik dengan menyebut ketua umumnya dengan sebutan presiden. Salah satu pendirinya Nur Mahmudi beralasan supaya sebutan presiden tidak sakral. "Kita perlu membiasakan menyebut ketua partai dengan presiden justru untuk mendesakralisasi istilah presiden itu sendiri," kata Nur Mahmudi kepada TEMPO.

Perbedaan mencolok dengan partai Islam lainnya adalah PKS tidak mempunyai basis sejarah seperti partai Islam lainnya seperti PKB dengan warga Nahdatul Ulama. PKS justru didirikan oleh mantan aktivis kampus ITB, IKIP, IPB dan kampus lainya disekitar Jakarta. Partai mantan aktivis kampus ini walaupun awalnya menolak asas tunggal Pancasila namun menampilkan dengan wujud ramah, toleran, dan terbuka. Mereka melakukan pendekatan ke pendukungnya dengan menyebarkan gagasan, tujuan, dan agenda partainya melalui internet. Awal Pemilu 1999, hasilnya belum terlalu menonjol hanya mendapat dengan 1,4 juta pemilih, PKS hanya mendapat 6 kursi. Tahun 2003 Partai berganti nama menjadi Partai Keadilan Sejahtera karena tidak bisa memenuhi ambang batas parleman sebesar 2
persen.

Pemilu Tahun 2004, PKS mengalami lompatan besar. Dengan meraup 8,1 juta pemilih PKS mendapatkan 45 kursi di parlemen. Posisi itu menjadi dasar PKS dalam menjalankan fungsi politiknya. Suara PKS semakin diperhitungkan sebagai satu-satunya partai Islam modern dan mempunyai banyak pendukung. Pemilu tahun 2009 dengan perolehan 8,2 juta suara, PKS menempatkan 57 wakilnya di parlemen. Posisi itu sekaligus menempatkan PKS sebagai partai Islam nomor satu.

Menjelang Pemilu 2014 meskipun menurut survei Alvara Riset Center popolaritas dan elektabilitas partai-partai Islam anjlok. Posisi PKS yang hanya 7 persen tetap tertinggi diantara partai Islam lainnya. Salah satu penyebab anjloknya popularitas PKS menurut Presiden Anis Matta disebabkan kasus yang menimpa bekas ketua umumnya, Luthfi Hasan Ishaaq. “Kami menganggap kasus tersebut peringatan
sekaligus pemicu agar bekerja lebih keras,” ujar Anis.

Misi Partai Keadilan Sejahtera

1. Mempelopori reformasi sistem politik, pemerintahan dan birokrasi, peradilan, dan militer untuk berkomitmen terhadap penguatan demokrasi.

2. Mengentaskan kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat melalui strategi pemerataan pendapatan, pertumbuhan bernilai tambah tinggi, dan pembangunan berkelanjutan, yang dilaksanakan melalui langkah-langkah utama berupa pelipatgandaan produktifitas sektor pertanian, kehutanan, dan kelautan.

3. Menuju pendidikan yang berkeadilan dengan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi seluruh rakyat Indonesia.

Evan/PDAT sumber Diolah Tempo, KPU