Partai Hati Nurani Rakyat HANURA | Pemilu 2014 | tempo.co
TEMPO.CO
Pemilu 2014

Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA)

Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA)

Ketua : H. Wiranto
Sekjen : Dossy Iskandar Prasetyo
Bendahara : Bambang Sudjagad
Didirikan : 14 November 2006
Dideklarasikan : 21 Desember 2006

Alamat Kantor DPP : Jalan Imam Bonjol No. 4, Menteng, Jakarta Pusat, 100330
Telp : 021- 3100169
Fax : 021- 3100174

Sumber: Kep. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor : M.HH-07.AH.11.01 TAHUN 2010 Tanggal 11 Mei 2010 Tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, dan Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Hati Nurani Rakyat Periode 2010-2015

Partai Hati Nurani Rakyat menjadi salah satu partai yang baru satu kali mengikuti Pemilu dan lolos persyaratan dua persen. Pada awal pendirian partai Hanura, sang Ketua Umum Wiranto kepada Tempo mengutarakan alasan pendirian Hanura.  Wiranto menyatakan tidak membentuk partai berdasarkan pertimbangan emosional. "Saya memakai pertimbangan rasional, berangkat dari pertimbangan yang tulus. Saya juga tidak latah seperti yang lain," katanya.

Wiranto semula hendak memakai nama Partai Perhimpunan Kebangsaan, sesuai dengan nama organisasi massa yang dia dirikan. Ternyata, nama itu sudah dipakai orang lain. Nama lain yang menjadi alternatif di antaranya Partai Indonesia Raya, Partai Republik Indonesia Raya, Partai Hati Nurani Bangsa, dan Partai Hati Nurani. Wiranto akhirnya memilih nama Partai Hati Nurani Rakyat. "Karena saat diskusi
kami banyak membicarakan hati nurani," kata Fachrul Razi yang ikut membidangi lahirnya Hanura.

Prestasi Hanura pada Pemilu 2009 mendapat 3,9 juta suara. Meskipun begitu, Hanura tetap menjagokan Wiranto menjadi calon presiden bersama Jusuf Kalla. Pasangan ini sebelumnya pada pemilihan calon presiden tahun 2004 saling berhadap-hadapan. Hasilnya dengan perolehan sekitar 15.081.814 juta suara, belum mampu mengalakan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dan Megawati Soekarnoputri-Prabowo.

Menghadapi pemilu 2014 Hanura survei Center for Strategic and International Studies (CSIS) pada bulan Januari 2013, elektabilitas Hanura  hanya 0,7 persen. Pada survei CSIS bulan April, elektabilitas Hanura membaik dengan dipilih 2,2 persen. Sedangkan elektabilitas Wiranto yang mencalonkan diri menjadi calon presiden bersama Hary Tanoesoedibjo oleh survei Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI  pada Mei 2013, dipilih 3.4 persen.

Misi Partai HANURA

1. Mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa melalui penyelenggaraan negara yang demokratis, transparan, akuntabel, dengan senantiasa berdasar pada Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


2. Melahirkan pemimpin yang bertakwa, jujur, berani, tegas, dan berkemampuan, yang dalam menjalankan tugas selalu mengedepankan hati nurani.

3. Menegakkan hak dan kewajiban asasi manusia dan supremasi hukum yang berkeadilan secara konsisten, sehingga dapat menghadirkan kepastian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

4. Membangun sumber daya manusia yang sehat dan terdidik yang didasari akhlak dan moral yang baik serta memberi kesempatan seluas-luasnya kepada kaum perempuan dan pemuda untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa.

5. Membangun ekonomi nasional yang berkeadilan dan berwawasan lingkungan serta membuka kesempatan usaha dan lapangan kerja yang seluas-luasnya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rakyat.

Evan/PDAT Sumber Diolah Tempo,KPU