Partai Persatuan Pembangunan PPP | Pemilu 2014 | tempo.co
TEMPO.CO
Pemilu 2014

Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Ketua : Drs. H. Suryadharma Ali, M.Si.
Sekjen : Ir. H. M. Romahurmuziy, MT
Bendahara : Drs. H. Mahmud Yunus
Didirikan :  Jakarta 5 Januari 1973

Alamat Kantor DPP : Jalan Diponegoro No. 60, Jakarta 10310
Telp : 021-31926164, 021-31936338
Fax : 021- 3142558

Sumber: Kep. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor : M.HH-20.AH.11.01 TAHUN 2012 Tanggal 4 September 2012 Tentang Pengesahan Perubahan Susunan Personalia Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan Masa Bakti 2011-2015

Partai ini lahir 5 Januari 1973 karena fusi empat partai Islam, yaitu Partai Nadhlatul Ulama, Partai Muslimin Indonesia (Parmusi), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dan Partai Islam Perti. Bila pemilu tetap dilaksanakan dengan sistem tiga partai PPP bakal terus meraup banyak suara. Sejak pemilu 1977 sampai 1997 PPP selalu menduduki posisi kedua setelah Golkar.

Soal lambang PPP juga pernah mengalami perubahan. Sampai 1977 PPP menampilkan lambang Ka'bah. Perubahan kedua terjadi setelah pemerintah meminta PPP mengganti asas Islam dengan Pancasila. Maka pada 1984 PPP secara resmi menggunakan asas Pancasila dan lambang partai berupa bintang dalam segi lima. Setelah era Reformasi, PPP kembali menggunakan lambang Ka'bah dan mengembalikan asas Islam.

Namun dengan kembali berlambang Ka'bah bukan jaminan meraih banyak suara. Apalagi pada pemilu 1999 terdapat 31 partai bernafaskan Islam ditambah Nahdatul Ulama pendukung PPP mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa. PSII pun juga ikut mendirikan duar partai baru, praktis suara PPP tinggal 11 juta-an padahal pemilu-pemilu sebelumnya PPP mampu meraih di atas 20 juta. Pada Pemilu 2004 meskipun perolehan kursi hanya turun satu kursi menjadi 58 kursi tapi tidak diikuti jumlah pemilih yang menjadi 9 juta pemilih.

PPP sempat menjual ketokohan kadernya menjadi calon presiden pada tahun 2004. Waktu itu sang ketua umum Hamzah Haz dicalonkan menjadi presiden bersama Agum Gumelar. Hasilnya kurang memuaskan hanya berhasil mendulang 3,2 juta suara dan tidak lolos ke putaran kedua. Hamzah Haz baru bisa menduduki posisi wakil presiden setelah diminta Megawati Sukarnoputri yang menggantikan Abdurahman Wahid dari tahun 2001 hingga 2004.

Misi Partai Persatuan Pembangunan

Terwujudnya masyarakat yang bertaqwa kepada Allah SWT dan negara Indonesia yang adil, makmur, sejahtera, bermoral, demokratis, tegaknya supremasi hukum, penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM), serta menjunjung tinggi harkat-martabat kemanusiaan dan keadilan sosial  yang berlandaskan kepada nilai-nilai keislaman.

Evan/PDAT Sumber Diolah Tempo,KPU