10 Kepolisian Daerah Turut Amankan MK | Pemilu 2014 | tempo.co
TEMPO.CO
Pemilu 2014

10 Kepolisian Daerah Turut Amankan MK

Kamis, 21 Agustus 2014 | 13:11 WIB
10 Kepolisian Daerah Turut Amankan MK

Massa pendukung Prabowo-Hatta mulai memadati kawasan Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, Kamis 21 Agustus 2014. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Ronny Sompie mengatakan anggota Brigade Mobil (Brimob) dari 10 kepolisian daerah (polda) di luar Polda Metro Jaya mengirimkan personelnya ke Jakarta. Mereka turut membantu mengamankan sidang putusan hasil pemilihan umum (PHPU) di gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Sepuluh polda itu adalah lima dari luar Pulau Jawa, seperti Polda Kalimantan Timur, Lampung, Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Selatan. Sedangkan lima dari Pulau Jawa, yaitu Polda Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. (Baca: Massa Pendukung Prabowo Mulai Lempar Botol)

"Mereka terbagi ke dalam 20 satuan setingkat kompi dengan satu SSK terdiri dari 110 personel, atau total 2.100 personel Brimob tambahan," kata Ronny kepada Tempo, Kamis, 21 Agustus 2014.

Ronny melanjutkan, pengamanan diutamakan dengan sifat pencegahan. Ada satuan pengendalian massa (dalmas), dan peluru karet akan digunakan ketika unjuk rasa dipandang anarki dan membahayakan. (Baca: Jelang Putusan MK, Tim Transisi: Kami Santai)

"Tindakan tegas dan terukur akan dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada petugas, masyarakat, khususnya yang terlibat dalam persidangan, seperti hakim, penggugat, tergugat, saksi, diamankan secara maksimal," kata Ronny. (Baca: Ikut Amankan, Panglima: Ini Bukan Ketakutan TNI)

Untuk tipe pengamanan, Ronny melanjutkan, dilaksanakan secara terbuka dan tertutup. Pengamanan secara terbuka dilakukan oleh petugas berpakaian dinas polisi, yakni anggota Satuan Bhayangkara (Sabhara), anggota Lalu Lintas, dan anggota Brimob.

Sedangkan pengamanan secara tertutup dilakukan oleh anggota intelijen (intel) dan reserse kriminal (reskrim) yang berpakaian seperti masyarakat biasa dan berbaur dengan masyarakat biasa dalam melaksanakan tugasnya.

RIDHO JUN PRASETYO

Topik terhangat:

ISIS | Pemerasan TKI | Sengketa Pilpres | Pembatasan BBM Subsidi

Berita terpopuler lainnya:
Bandel, Ahok Punya Cara Jebak Uber App/Uber.com
Jokowi Ingin Makan Krupuk, Pengawal Melarang
Prabowo Minta Ibu-ibu Siapkan Dapur Umum