Ke Jawa Pos Jokowi Ingin Bertemu Dahlan Iskan | Pemilu 2014 | tempo.co
TEMPO.CO
Pemilu 2014

Ke Jawa Pos, Jokowi Ingin Bertemu Dahlan Iskan  

Senin, 14 Juli 2014 | 21:34 WIB
Ke Jawa Pos, Jokowi Ingin Bertemu Dahlan Iskan  

Duet JokowiDahlan Iskan Atasi Banjir Jakarta

TEMPO.CO, Surabaya - Calon presiden Joko Widodo untuk kali kedua berkunjung ke kantor redaksi Jawa Pos di Gedung Graha Pena, Jalan Ahmad Yani, Surabaya. Sebelum pemilu presiden 9 Juli lalu, Jokowi juga pernah berkunjung ke kantor Jawa Pos. "Saya ke sini sebetulnya pengin ketemu Pak Dahlan Iskan. Tapi kok dimasukkan ke ruangan ini (redaksi) lagi," seloroh Jokowi disambut gelak tawa dan tepuk tangan para awak Jawa Pos yang hadir, Senin, 14 Juli 2014.

Jokowi mengatakan sengaja datang ke Surabaya untuk ikut mengawasi dan mengawal suara di Jawa Timur seusai pilpres 2014. "Tadi saya sudah melihat hasilnya, ternyata sama, tidak ada perubahan," ujar Jokowi.

Jokowi mengaku kedatangannya ke Surabaya tidak ada agenda khusus. Dia hanya ingin membandingkan hasil rekap C1 dengan hitung cepat. "Di Jawa Barat juga sama. Di Jawa Tengah juga sama. Ada yang naik, ada yang turun. Selisihnya hanya nol koma sekian persen," tuturnya.

Jokowi mengapresiasi dan mengucapakan terima kasih kepada seluruh jajaran Jawa Pos yang telah bekerja keras pagi, siang, dan malam, terutama saat detik-detik terakhir. "Kami lihat itu, tapi saya tidak bisa berikan apa-apa selain ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya."

Jokowi mengunjungi Graha Pena setelah berbuka puasa dan salat magrib di kantor PWNU Jatim. Di Graha Pena, Jokowi sempat bertemu empat mata dengan Dahlan Iskan. Setelah dari Graha Pena, Jokowi beserta rombongan menuju ke kediaman Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa di Wonocolo. (Baca: Jokowi Buka Puasa di Kantor NU Jawa Timur)

EDWIN FAJERIAL


Terpopuler 
Soal Dukung Jokowi, Demokrat Tidak Haus Kekuasaan
Saksi Prabowo di Tamansari Juga Tolak Tanda Tangan
Mubarok Beberkan 'Bom' Uang di Kongres Demokrat  
Pendukung Prabowo Sepakat Tunggu Hasil KPU
Penyiar TV Kondang di Cina Ditangkap Jelang Siaran