Selasa, 21 Agustus 2018

Putusan Gugatan Prabowo di MK Setebal 4.390 Lembar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva (kanan) dan Hakim Konstitusi Arief Hidayat. ANTARA FOTO/Fanny Octavianus

    Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva (kanan) dan Hakim Konstitusi Arief Hidayat. ANTARA FOTO/Fanny Octavianus

    TEMPO.CO, Jakarta - Mahkamah Konstitusi mulai membacakan putusan hasil sengketa pemilihan umum presiden dan wakil presiden pada pukul 14.20 WIB. "Sidang pembacaan putusan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden 2014 dinyatakan dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum," kata Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva di persidangan, Kamis, 21 Agustus 2014.

    Hamdan mengatakan draf putusan itu sebayak 4.390 halaman yang terdiri dari pokok permohonan, resume persidangan, amar putusan, dan konklusi. "Tapi yang dibacakan sekitar 300 halaman saja," ujarnya.

    Ada sembilan hakim konstitusi yang akan membacakan putusan secara bergantian dalam tiap-tiap poin pertimbangan hukum Mahkamah. Dalam 300 halaman yang akan dibacakan itu, merupakan pokok pertimbangan Mahkamah dalam memutuskan perkara hasil gugatan pilpres 2014.

    Sebelumnya, kubu Prabowo-Hatta memohon Mahkamah membatalkan Keputusan KPU Nomor 535/KPTS/KPU/Tahun 2014 tentang penetapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden tahun 2014 yang menyatakan kemenangan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Prabowo juga menyatakan perolehan suara yang benar adalah 67.139.153 untuk Prabowo-Hatta dan 66.435.124 untuk Jokowi-JK.

    REZA ADITYA


    Topik terhangat:
    ISIS | Pemerasan TKI | Sengketa Pilpres | Pembatasan BBM Subsidi

    Berita terpopuler lainnya:
    Kiai Pro-Prabowo: Jika Tidak PSU, MK Cacat
    Tiga Kader Golkar Gugat Ical Rp 1 Triliun
    Candi Borobudur Disebut Jadi Target Teror ISIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Prestasi Defia Rosmaniar Peraih Emas Pertama Indonesia

    Defia Rosmaniar punya sederet prestasi internasional sebelum meraih medali emas Asian Games 2018.