Selasa, 21 Agustus 2018

Putusan MK, Massa Jokowi Dilarang Turun ke Jalan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Forum relawan pemenangan Jokowi-JK melakukan halalbihalal dengan menggelar aksi damai di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, 5 Agustus 2014. Tempo/Aditia Noviansyah

    Forum relawan pemenangan Jokowi-JK melakukan halalbihalal dengan menggelar aksi damai di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, 5 Agustus 2014. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Tim Transisi Joko Widodo-Jusuf Kalla, Hasto Kristiyanto, mengatakan sudah berkoordinasi dengan seluruh basis pendukung partai untuk tidak turun ke jalan usai sidang putusan Mahkamah Konstitusi, Kamis, 21 Agustus 2014. Menurut dia, ketukan palu hakim MK adalah keputusan yang paling merdeka dan berdaulat kepada rakyat.

    “Buat apa turun ke jalan? Tenang-tenang sajalah,” kata Hasto ketika dihubungi Tempo, Kamis, 21 Agustus 2014. (Baca: Sibuk Bekerja, Jokowi Tak Sempat Nonton Sidang MK)

    Hasto meyakinkan bahwa yang hadir di Mahkamah Konstitusi hanyalah anggota tim advokasi Joko Widodo. Dia menegaskan tidak ada pengerahan massa usai pengumuman keputusan MK. “Kami tidak khawatir dengan segala keputusan MK,” kata Hasto. Hasto berharap ketukan palu akhir dari hakim MK bisa meredam ketegangan Pilpres yang selama ini terjadi.

    Di lain pihak, menjelang putusan sengketa pemilihan presiden oleh Mahkamah Konstitusi (MK), sejumlah kantor di sekitar Jalan Sudirman dan Thamrin memulangkan karyawannya lebih cepat. (Baca: Kronologi Kerusuhan Massa Pro-Prabowo di MK)

    DEVY ERNIS

    Topik terhangat:
    ISIS | Pemerasan TKI | Sengketa Pilpres | Pembatasan BBM Subsidi

    Berita Terkait:


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Prestasi Defia Rosmaniar Peraih Emas Pertama Indonesia

    Defia Rosmaniar punya sederet prestasi internasional sebelum meraih medali emas Asian Games 2018.