Hitung Cepat Pilpres 2014, SMRC Paling Akurat

Reporter

Editor

Anton William

Warga menunjukan jari setelah melakukan pencoblosan ulang di tempat pemilihan suara (TPS) 05 Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu 19 Juli 2014. TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menjadi lembaga survei paling akurat menebak hasil pemilihan presiden 9 Juli. Hitung cepat yang dilakukan lembaga sigi politik itu hanya meleset sebesar 0,17 persen dari perolehan suara nasional.

Berdasarkan data yang dihimpun Tempo dari rapat pleno di Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat provinsi, pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla meraih 53,15 persen suara nasional. Adapun pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengumpulkan suara 46,85 persen.

SMRC yang melakukan hitung cepat di 4.000 tempat pemungutan suara menebak perolehan suara Jokowi-Kalla sebesar 52,98 persen dan Prabowo-Hatta sebesar 47,02 persen. Taksiran itu hanya melenceng 0,17 persen dari perolehan suara nasional yang dihimpun Tempo. SMRC sendiri mematok rentang kesalahan sebesar 0,62 persen untuk tingkat kepercayaan 95 persen.

Selain SMRC, terdapat lima lembaga survei lain yang tebakannya mendekati hitungan nyata. Yaitu Indikator Politik yang didirikan Burhanuddin Muhtadi, Poltracking milik Hanta Yudha, Lingkaran Survei Indonesia yang dimiliki Denny J.A., Radio Republik Indonesia, dan Kompas. Selisih absolut tebakan keempat lembaga survei itu berada di bawah 1 persen.

Metode hitung cepat sendiri umumnya meletakkan rentang kesalahan tebakan pada angka 1 persen. Lembaga survei Cyrus Network yang bekerja sama dengan Center for Strategic and International Studies memberikan tebakan hitung cepat yang melenceng 1,25 persen dari hitung nyata.

Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) menjadi lembaga sigi dengan tebakan paling melenceng. Tebakan Puskaptis meleset hingga 5,2 persen dari hitung nyata. Lembaga survei lain yang juga melenceng jauh adalah Indonesia Research Center, yaitu 4,26 persen, Lembaga Survei Nasional 3,51 persen, dan Jaringan Suara Indonesia 50,13 persen. Selain berakurasi rendah, tebakan lembaga survei ini juga tak presisi lantaran memenangkan Prabowo-Hatta. Padahal hitung nyata menunjukkan Jokowi-Kalla sebagai pemenang pemilihan tahun ini.

Berikut ini selisih absolut hitung cepat pemilihan presiden.

















































































ProvinsiPrabowo-HattaJokowi-Kalla
SMRC47,02%52,98%0,17%
Indikator47,06%52,94%0,21%
Poltracking46,63%53,37%0,22%
Lingkaran Survei Indonesia *)46,43%53,37%0,42%
RRI47,49%52,51%0,64%
Kompas47,66%52,34%0,81%
CSIS48,10%51,90%1,25%
Populi Center49,05%50,95%2,20%
Jaringan Suara Indonesia50,13%49,87%3,28%
Lembaga Survei Nasional50,36%49,64%3,51%
Indonesia Research Center51,11%48,89%4,26%
Puskaptis52,05%47,95%5,20%

*) Jumlah suara yang ditebak LSI kurang dari 100 persen

Terpopuler
Deklarasi Ansharul Khilafah Dukung ISIS Dibubarkan
Dahlan Iskan Tak Berpikir Jadi Menteri Lagi
Jokowi Batal Balik Jadi Gubernur Jika Ini Terjadi 






Daftarkan Partai Pandai ke KPU, Farhat Abbas Optimistis Lolos Jadi Peserta Pemilu 2024

12 hari lalu

Daftarkan Partai Pandai ke KPU, Farhat Abbas Optimistis Lolos Jadi Peserta Pemilu 2024

Farhat Abbas mengklaim struktur kepengurusan Partai Pandai sudah terbentuk di 34 provinsi Indonesia. Dia klaim ada 30 persen keterwakilan perempuan.


Presiden Jokowi Dipastikan Tak Hadiri Pembukaan Tahapan Pemilu 2024 Hari Ini

14 Juni 2022

Presiden Jokowi Dipastikan Tak Hadiri Pembukaan Tahapan Pemilu 2024 Hari Ini

Presiden Jokowi dipastikan absen dalam acara pembukaan tahapan Pemilu 2024 hari ini.


Parkindo 1945 Bantah Berubah Nama Menjadi Partai Mahasiswa Indonesia

23 Mei 2022

Parkindo 1945 Bantah Berubah Nama Menjadi Partai Mahasiswa Indonesia

Pengurus Parkindo 1945 mengaku kaget dengan kabar bahwa Kementerian Hukum dan HAM mengesahkan perubahan nama menjadi Partai Mahasiswa Indonesia.


FGD Bahas Rancangan Peraturan KPU

17 Maret 2022

FGD Bahas Rancangan Peraturan KPU

Diskusi tersebut membahas rancangan Peraturan KPU Tentang Tahapan, Program dan Jadwal Pemilu 2024.


Anggota DPR Ajak Masyarakat Pantau Proses Uji Kelayakan Calon KPU-Bawaslu

14 Februari 2022

Anggota DPR Ajak Masyarakat Pantau Proses Uji Kelayakan Calon KPU-Bawaslu

Masukan dan catatan dari berbagai elemen masyarakat akan dijadikan bahan dan perhatian untuk dapat mengkritisi para calon comisioner KPU-Bawaslu.


Tim Seleksi Klarifikasi Perihal Wawancara Calon Anggota KPU-Bawaslu

20 Januari 2022

Tim Seleksi Klarifikasi Perihal Wawancara Calon Anggota KPU-Bawaslu

Setiap anggota Tim seleksi memiliki cara dan gaya masing-masing dalam menggali informasi, isi pikiran, sikap, pandangan, terhadap calon anggota yang diwawancara


Survei Capres Muhaimin Iskandar Rendah, PKB: Masih Ada Peluang

27 Desember 2021

Survei Capres Muhaimin Iskandar Rendah, PKB: Masih Ada Peluang

Dalam survei tersebut Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar hanya dipilih 0,1 persen responden.


Taliban Bubarkan Komisi Penyelenggara Pemilu dan Dua Kementerian

27 Desember 2021

Taliban Bubarkan Komisi Penyelenggara Pemilu dan Dua Kementerian

Taliban pada Ahad membubarkan dua komisi pemilihan umum Afghanistan, termasuk Kementerian untuk Perdamaian dan Kementerian Urusan Parlemen.


DPR Dorong KPU dan Bawaslu Antisipasi Potensi Masalah Pemilu 2024

22 Desember 2021

DPR Dorong KPU dan Bawaslu Antisipasi Potensi Masalah Pemilu 2024

Komisi II DPR meminta KPU dan Bawaslu Provinsi Jawa Barat mengantisipasi kesulitan pemilih menggunakan hak pilih, lantaran diprediksi akan banyak surat suara.


Ada 629 Orang Calon Anggota KPU-Bawaslu Lolos Seleksi Administrasi

17 November 2021

Ada 629 Orang Calon Anggota KPU-Bawaslu Lolos Seleksi Administrasi

Pendaftar dari daerah Jawa dan Sumatera mendominasi seleksi calon anggota KPU-Bawaslu.