Suara Jawa Timur Digenggam Jokowi-JK  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tabel perolehan suara sementara dari beberapa kabupaten/kota saat rekapitulasi suara Peipres di KPU Jawa Barat, 18 Juli 2014. Hasil sementara pasangan Prabowo-Hatta mengungguli Jokowi-JK. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Tabel perolehan suara sementara dari beberapa kabupaten/kota saat rekapitulasi suara Peipres di KPU Jawa Barat, 18 Juli 2014. Hasil sementara pasangan Prabowo-Hatta mengungguli Jokowi-JK. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan calon presiden-wakil presiden, Joko Widodo-Jusuf Kalla, memenangi pemilihan di Provinsi Jawa Timur. "Pasangan Jokowi-JK mendapatkan suara sebanyak 11.669.313 suara, sedangkan Prabowo-Hatta memperoleh suara 10.277.088," ujar Ketua KPU Jawa Timur Eko Sasmito saat membacakan hasil rekapitulasi suara di Hotel Equator, Surabaya, Sabtu malam, 19 Juli 2014.

    Eko menuturkan Jokowi-JK menguasai 24 dari 38 kota/kabupaten dari 38 kota/kabupaten di Jawa Timur. Di antaranya adalah Kabupaten Ponorogo,Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri, Kabupaten Malang, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Probolinggo, Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Kabupaten Madiun, Ngawi, Tuban, Kota Kediri, Blitar, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Surabaya, dan Kota Batu.

    Sedangkan Prabowo-Hatta menguasai 14 kota/kabupaten, yakni Kabupaten Pacitan, Bondowoso, Situbondo, Pasuruan, Magetan, Bojonegoro, Lamongan, Gresik, Sampang, Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, Probolinggo, dan Pasuruan.

    Kemenangan ini langsung disambut sukacita oleh para tim koalisi dan pendukung Jokowi-JK yang datang saat rekapitulasi suara KPU Jawa Timur. Mereka kemudian langsung melakukan foto selfie secara bersama-sama seusai rekapitulasi.

    Didik Prasetyono, anggota tim pemenangan Jokowi-JK sekaligus koordinator Media Center wilayah Jawa Timur, mengatakan perolehan suara versi KPU Jawa Timur tidak berbeda jauh dengan perolehan suara hasil real count timnya. "Real count kita lebih tepat, valid, "ujarnya kepada Tempo.

    EDWIN FAJERIAL



    Baca juga:

    Mahfud Md.: Dua Capres Sama-sama Curang

    SBY Klaim Mampu Tengahi Perselisihan di Pilpres
    Kalah Telak, Saksi Prabowo Tolak Tanda Tangan

    Luhut Berharap Tokoh Muda Pimpin Golkar
    Komite Buruh Tolak Rencana Pengawalan Suara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK, Tudingan Kubu Prabowo - Sandiaga soal Pilpres 2019

    Pada 16 Juni 2019, Tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga menyatakan mempersiapkan dokumen dan alat bukti soal sengketa Pilpres 2019 ke Sidang MK.