Prabowo-Hatta Keok di TPS Pendukung Utamanya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden nomor urut satu Prabowo Subianto bersama puteranya, Didit Hediprasetyo (kiri) memberikan hak suaranya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 di TPS 02, Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat, Rabu 9 Juli 2014. Tim Pemenanganpasangan capres dan cawapres nomor urut satu meyakini Prabowo-Hatta akan meraih suara sekitar 54 persen pada Pilpres ini. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Calon Presiden nomor urut satu Prabowo Subianto bersama puteranya, Didit Hediprasetyo (kiri) memberikan hak suaranya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 di TPS 02, Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat, Rabu 9 Juli 2014. Tim Pemenanganpasangan capres dan cawapres nomor urut satu meyakini Prabowo-Hatta akan meraih suara sekitar 54 persen pada Pilpres ini. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, gagal menang di sejumlah TPS di mana para tokoh pendukung mereka tinggal. Namun, berdasarkan data C1 yang diunggah Komisi Pemilihan Umum, pasangan yang diusung Koalisi Merah Putih tersebut unggul di beberapa daerah kunci, seperti Banten dan Jawa Barat.

    Kegagalan pasangan ini terlihat, misalnya, di TPS 26, Kelurahan Manyar Sabrangan, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya. Di sana pasangan ini hanya mampu meraup 28 suara, sementara lawan mereka, Jokowi-JK, mendapat 147 suara. Padahal TPS 26 adalah tempat Gubernur Jawa Timur Soekarwo menggunakan hak pilihnya. Bersama wakilnya, Syaifullah Yusuf, Soekarwo diketahui merupakan tokoh utama di balik tim pemenangan Prabowo-Hatta di Jawa Timur. (Baca: Soekarwo: Pendukung 'Karsa' Pilih Prabowo)

    Kemudian di TPS 04, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, tempat anggota DPR dari Partai Gerindra Bambang Haryo mencoblos, juga gagal dimenangi Prabowo-Hatta. Pasangan ini hanya mendapat 10 suara, sementara Jokowi-JK mendapat 328 suara. (Baca: Jokowi-JK Unggul di Jawa Timur)

    Hal serupa juga terjadi di TPS 19 dekat rumah Ketua Gerindra Edy Rustianto, di mana Prabowo-Hatta hanya mendapat 88 suara dibanding 189 suara yang didapat Jokowi-JK.

    Saat ini proses rekapitulasi penghitungan hasil suara masuk di tingkat kabupaten/kota dan berlangsung hingga besok. Kemudian dilanjutkan dengan rekapitulasi tingkat provinsi yang dilakukan pada 18-19 Juli. Terakhir, rekapitulasi di tingkat pusat pada 20-22 Juli yang ditutup dengan pengesahan hasil pada 22 Juli 2014.

    TIKA PRIMANDARI

    Berita Terpopuler:
    BI: Jangan Kaget dengan Uang NKRI  
    Ahok Tetapkan Syarat Ini Waktu Sumbang Zakat  
    Guru JIS Diduga Pakai Obat 'Magic Stone'  
    Berapa Keuntungan Adidas dari Piala Dunia 2014?



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.