Kubu Jokowi dan Prabowo Hadang Serangan Fajar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambar Kombinasi calon presiden Indonesia Prabowo Subianto di Jakarta, 20 Mei 2014 (kiri) dan Joko

    Gambar Kombinasi calon presiden Indonesia Prabowo Subianto di Jakarta, 20 Mei 2014 (kiri) dan Joko "Jokowi" Widodo di Jakarta, 16 Maret 2014. REUTERS/Stringer (kiri) dan Beawiharta

    TEMPO.CO, Surabaya- Kedua tim pemenangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Radjasa sama-sama mewaspadai money politik menjelang pencoblosan.

    Ketua tim pemenangan Jokowi-JK Jawa Timur, Kusnadi, mengatakan partai koalisi dan relawan Jokowi-JK selalu waspada menjelang detik-detik pencoblosan. "Besok pagi kan semifinal Piala Dunia, kami akan melekan untuk menjaga sambil mungkin acara nonton bersama, biasanya para relawan dan pengurus PDIP seperti itu," ujarnya Selasa .

    Relawan dan pengurus PDIP se-Jawa Timur melakukan pengamanan sebelum pencoblosan maupun setelahnya. Hal ini dikarenakan serangan untuk mempengaruhi masyarakat tidak memilih Jokowi semakin hari semakin masif. "Kami juga harus masif dalam pengamanannya, apalagi sekarang nggak ada lagi yang namanya serangan fajar sekarang namanya serangan bedug dan sudah terang-terangan," katanya.

    Anggota DPRD Jawa Timur ini mengatakan para relawan dan pengurus banyak yang membuka warung-warung kopi di berbagai daerah Jawa Timur. Itu dilakukan untuk dapat mencegah serangan money politics di wilayah mereka. "Kami akan bersama-sama dengan Panwas di tingkat kecamatan melakukan pengawasan," katanya.

    Anggota tim pemenangan Prabowo-Hatta Jawa Timur, Tjujuk Sunario, mengatakan pengurus partai koalisi mengantisipasi serangan fajar pihak lawan. "Kalau kami kan nggak melakukan itu dan kami akan memperkuat sosialisasi di masyarakat," kata dia.

    Koordinator relawan Prabowo-Hatta, yaitu Barisan Nusantara Jaya, Musfiroh S. Badri, menambahkan relawan pendukung Prabowo-Hatta akan begadang semalaman untuk menjaga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Tapi sekarang kan ga ada serangan fajar wong sudah terang-terangan," kata dia.

    Musfiroh juga menambahkan pihak relawannya yang berada di akar rumput mendapatkan serangan-serangan berupa adanya uang transport dan pembagian beras. "Itu yang bikin relawan di sana pada agak goyah," katanya.

    EDWIN FAJERIAL

    Berita terkait
    Jokowi Setelah Umrah, Semakin Optimistis Menang
    Survei: Pemilih Galau Cenderung Pilih Jokowi-JK 
    Sigi LSI: Jokowi Kembali Menjauh dari Prabowo  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H